Rabu, 28 Mei 2014

BUKU ROMAN SASTRA MELAYU TIONGHOA "DEWA....?"

BUKU ROMAN SASTRA MELAYU TIONGHOA "DEWA....?


Ivan Taniputera
29 Mei 2014




Judul: "Dewa.....?" Merupakan serial "Tjerita Roman" no.11, taoen ka 1, November 1929
Penulis: Liem Khing Hoo
Penerbit: Tjerita Roman, 1929
Jumlah halaman: 84

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:



Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

BUKU ROMAN SASTRA MELAYU TIONGHOA "DASAR PROENTOENGANNJA" (1 JILID TAMAT)

BUKU ROMAN SASTRA MELAYU TIONGHOA "DASAR PROENTOENGANNJA" (1 JILID TAMAT)

Ivan Taniputera
28 Mei 2014




Judul: Dasar Proentoengannja, serial roman "Penghidoepan" 15 Januari 1929, taon ka V
Penulis: Chou Paw Chang, Bandjarnegara
Penerbit: Tans' Drukkery, Soerabaia, 1929
Jumlah halaman: 108

Terdapat penjelasan sebagai berikut:

"Dasar Proentoengannja.

Kalimat di atas sesoenggoenja amat tjotjok dipake dalem ini tjerita jang kedjadian betoel, dimana Dick Stead, satoe pemoedah jang pande dalem doenia football ada pegang rol penting.

Banjak pergoeletan boeat belai kedjahatan dan kebaekan ada terloekis di ini boekoe, hingga aken menimboelken pembatja poenja soeatoe pengrasahan gemes, penasaran, terharoe dan achirnja satoe kapoewasan, sebab Dick Stead jang baek dan berboedi dapetken berkah...."

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.




Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

BUKU ROMAN "TERKOEBOER" (SATU JILID TAMAT)

BUKU ROMAN "TERKOEBOER" (SATU JILID TAMAT)

Ivan Taniputera
28 Mei 2014




Judul: Terkoeboer, merupakan serial "Boelan Poernama" nomor 15, Agustus 1930, tahun ka 2.
Penulis: R. P. Tjondrowinoejoeng
Penerbit: Drukkerij Litera, Bandoeng, 1930
Jumlah halaman: 104

Roman ini mengisahkan seseorang yang mendapatkan hukuman karena ketidak-adilan dan fitnah. Pada halaman pertama dapat kita baca sebagai berikut:

"Pada itoe djeman, jah kira-kira lebih dari satoe satenga abad jang laloe, dimana perkoempoelan dangang Olanda jang pake merk Oost-Indische Compagnie pegang pamarentahan sebagian ketjil dari Java ini, di berbagi-bagi tempat, dimana pamarentahan masi digenggam dalem tangannja pamerenta ka-Sultanan Djawa, sasoeatoe afdeeling ada ditjokolken satoe Boepati (samanja Regent dari gouvernement sekarang ini), satoe Kliwon (samanja patih dari pamerenta jang sekarang) dan bebrapa penggawe negri rendahan, seperti Demang, Tjamat, enz. Ini Boepati, salaen dari moesti merangkep pekerdja'an voorzitter......."

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.





Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Selasa, 27 Mei 2014

BUKU TENTANG PERKARA KRIMINAL DI BANGKA TAHUN 1930-AN

BUKU TENTANG PERKARA KRIMINAL DI BANGKA TAHUN 1930-AN

Ivan Taniputera
28 Mei 2014




Judul: Persakoetoean Boesoek di Poelo Bangka (Kadjadian 1930-1933)
Penulis: Tan Boen Kim (1887-1959)
Penerbit: Bookh. & Drukk. "National," Batavia, tanpa tahun tapi masih menggunakan ejaan van Ophuysen
Jumlah halaman: 152

Buku ini meriwayatkan mengenai peristiwa kejahatan yang berlangsung di Bangka pada tahun 1930. Pada bagian pertama diriwayatkan pembunuhan terhadap Liong Siong Lim:

"Daaar!.... daaaaar!!!......
Begitoelah terdenger soeara berdjedar doewa kali jang boenjinja ampir beroentoen.
Djedar pertama maski tjoekoep keras, telah liwat dengen zonder dapet perhatikan, kerna saroe sama geroedoekan soearanja vrachtauto. Tapi djedar kadoea menarik betoel pendengerannja orang-orang jang berada di deket itoe tempat. Brapa antaranja jang lagi berdiri atawa djalan-djalan pada berpaling ka djoeroesan dimana ada terdenger itoe soeara, kerna di itoe saat djoega ada kadengeran treakan minta toeloeng dan berbareng itoe, orang jang bertreak lantas roeboeh......"

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:





Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Minggu, 25 Mei 2014

BUKU BERBAHASA BELANDA MENGENAI SEJARAH KEDATANGAN AGAMA ISLAM DI INDONESIA

BUKU BERBAHASA BELANDA MENGENAI SEJARAH KEDATANGAN AGAMA ISLAM DI INDONESIA

Ivan Taniputera
25 Mei 2014




Judul: De Islam en Zijn Komst in den Archipel
Penulis: Dr. W. F. Stutterheim (1892-1942)
Penerbit: J. B. Wolters, Groningen, Batavia, 1935
Jumlah halaman: 140
Bahasa: Belanda

Buku ini memaparkan sejarah kedatangan Islam di Kepulauan Nusantara. Berikut ini adalah daftar isinya.



Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.







Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Senin, 19 Mei 2014

BUKU RAMALAN KWAN IM (PETANGAN KWAN IM) DENGAN KARTU CEKI ATAU LINTRIK

BUKU RAMALAN KWAN IM (PETANGAN KWAN IM) DENGAN KARTU CEKI ATAU LINTRIK

Ivan Taniputera
19 Mei 2014




Judul: Petangan Kwan Im
Penerbit: Badan Penerbitan Sunrise, Djakarta, masih menggunakan ejaan van Ophuysen
Jumlah halaman: 124

Buku ini berisikan ramalan Kwan Im dengan menggunakan media kartu ceki atau lintrik. Pertama-tama kita memilih salah satu di antara 25 kemungkinan pertanyaan yang disajikan dalam buku ini, yakni:



Selanjutnya kita menarik salah satu kartu ceki atau lintrik dan mencocokkan angka jawabannya dengan tabel berikut ini:



Setelah mengetahui angka atau nomor jawabannya kita lalu mencarinya pada buku ini.

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.





Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

BUKU RAMALAN BOEN ONG KWA DENGAN MENGGUNAKAN KARTU CEKI ATAU LINTRIK

BUKU RAMALAN BOEN ONG KWA DENGAN MENGGUNAKAN KARTU CEKI ATAU LINTRIK

Ivan Taniputera
19 Mei 2014




Judul: Boekoe Petangan Boen Ong Kwa
Penerbit: Badan Penerbitan Sunrise, Djakarta, masih menggunakan ejaan van Ophuysen
Jumlah halaman: 188 halaman

Buku ini membahas mengenai ramalan Boen Ong Kwa dengan bantuak kartu ceki atau lintrik. Pada bagian sampulnya terdapat keterangan:

"Dengen gunakan kartu Tjeki (kartu Djawa) dan kaart jang berikut; dapat di meliatin 40 rupa fatsal petangan dengan tjara praktis dan dapatkan petangan jang tjotjok, bila digunakan dengan penuh kapertjajahan dan tulus."

Berikut ini adalah daftar isinya:





Pertama-tama kita mencari pertanyaan yang sesuai di antara 40 kemungkinan pertanyaan yang tersedia dalam buku ini, antara lain:

1.Peroentoengan bagoes atawa tida.
2.Bakal oentoeng atawa roegi.
3.Anak lelaki poenja peroentoengan.
4.Anak prempoean poenja peroentoengan.
5.Peroentoengan di darat atawa di laoetan.
6.Pengharepan boleh mendjadi atawa tida.
7.Bisa naek pangkat (naek gadji) atawa tida.
........

Selanjutnya penanya mengambil salah satu kartu ceki dan melihat tabel guna mencari nomor jawabannya. Selanjutnya nomor tersebut dapat dicari pada buku ini dan penanya akan mengetahui jawaban pertanyaannya.

Berikut ini adalah lembaran tabelnya.



Berikut ini adalah contoh halamannya:





Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Jumat, 16 Mei 2014

BUKU HIKAYAT SENDANG TAWUN DI NGAWI

BUKU HIKAYAT SENDANG TAWUN DI NGAWI

Ivan Taniputera
15 Mei 2014




Judul: Tjarijosipoen Sendang ing Tawoen
Penulis: Sastramintardja
Penerbit: Bale Poestaka, 1922
Jumlah halaman: 32
Bahasa: Jawa

Sendang Tawun sekarang merupakan Taman Wisata Tawun. Buku ini mengisahkan kunjungan ke sana pada tahun 1920-an dan hikayat-hikayat serta cerita seputar Tawun. Buku ini dibuka dengan pengalaman penulisnya waktu mengunjungi Sendang Tawun (halaman 1):

"Nalika dinten Slasa Pon tanggal kaping 10 woelan Besar taoen 1847, oetawi tanggal 25 woelan September taoen 1917 wantji djam tiga sijang, koela merlokaken kesah dateng doesoen Tawoen, kalebet wewengkon kaonderan Karangtengah distrik Dera kita Ngawi. Wosing sedya bade njatakaken kawontenanipoen sendang Tawoen ingkang kangge papan panjadranipoen tetijang ing doesoen ngrikoe saben woelan Soera kaleres dinten Anggarakasih (Slasa Kliwon)."

Terjemahan:

Sewaktu hari Selasa Pon tanggal 10, bulan Besar, tahun 1847, atau tanggal 25 September 1917 sewaktu jam tiga siang, saya memutuskan mengunjungi dusun Tawoen, yang termasuk wilayah kaonderan Karangtengah, distrik Dera, kota Ngawi. Tujuannya adalah memaparkan keadaan sendang Tawun yang dipergunakan sebagai tempat upacara ritual oleh warga dusun itu setiap bulan Sura hari Anggarakasih (Selasa Kliwon)."

Sama seperti sekarang, di sendang Tawun juga masih terdapat bulus, sebagaimana nampak pada halaman 2:

"Salebeting sendang ngrikoe boloesipoen warni kalih, ingkang doemoenoeng salebeting teleng, kepeting batok wingking mawi belang petak ngiwa nengen, dene ingkang doemonoeng sadja wining teleng loegas tanpa belang petak; makaten malih kados sampoen kalebet perangan pijambak-pijambak. Awit sareng koela soemerep lampahing boeloes poenika, ladjeng kemawon koela toembas sekoel lawar kangge makani...."

Berdasarkan uraian di atas, maka terdapat dua jenis bulus, yakni yang warnanya polos dan belang. Bulus-bulus tersebut dapat diberi makan berupa nasi lawar segenggam.

Selanjutnya masih terdapat kisah mengenai Ki Ageng Ketawung, Raden Sinarawita, Raden Lodrajaya, dan Hastyarya.

Berikut ini adalah daftar isinya:


Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:





Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Kamis, 15 Mei 2014

BUKU BAGAIMANA MENCARI KEKAYAAN (PASUGIHAN)

BUKU BAGAIMANA MENCARI KEKAYAAN (PASUGIHAN)

Ivan Taniputera
15 Mei 2014




Judul: Ihtiyar Ngupados Pasugihan
Penulis: Mas Prawirasumarja
Penerbit: BP, 1928
Jumlah halaman: 75
Bahasa: Jawa dengan aksara Jawa

Buku ini meriwayatkan bagaimana mencari kekayaan dengan cara yang halal. Periwayatannya adalah seperti sebuah kisah, dengan tokohnya bernama Marija.

Pada halaman 25 terdapat kutipan sebagai berikut:

"Ing satunggiling dinten pinuju tahun baru Walandi, ing loji setatiran Bandungan kawarti badhe wonten pista mawi krameyan dhansah. Marija kepengin badhe sumerep dhansah punika kados punapa wujudipun. Amila ing wanci jam 7 sonten Marija sampun mangkat saking griyanipun....."

Terjemahan:

"Pada suatu hari yang kebetulan merupakan tahun baru Belanda, di loji Setatiran, Bandungan, diberitakan akan diselenggarakan peserta beserta keramaian dansa. Marija ingin mengetahui dansa itu seperti apa. Oleh karenanya, pada jam 7 sore, Marija sudah berangkat dari rumahnya...."

Berikut ini adalah daftar isinya:


Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:



Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Rabu, 14 Mei 2014

BUKU KISAH MENGENAI BENGAWAN SALA

BUKU KISAH MENGENAI BENGAWAN SALA

Ivan Taniputera
14 Mei 2014




Judul: Cariyosipun Banawi Sala Ingkang Nginggil
Penulis: Pakempalan Ngarang Serat ing Mangkunegaran
Penerbit: Commissie voor de Volkslectuur, Bale Poestaka, 1924
Jumlah halaman: 74
Bahasa: Bahasa Jawa dengan aksara Jawa

Berikut ini adalah daftar isinya:



Pada halaman belakang terdapat peta sebagai berikut:


Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.



Berminat fotokopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Senin, 12 Mei 2014

BUKU TENTANG TATA CARA PERNIKAHAN DI KRATON SURAKARTA

BUKU TENTANG TATA CARA PERNIKAHAN DI KRATON SURAKARTA

Ivan Taniputera
12 Mei 2014




Pada sampul buku ini terdapat lambang kraton Surakarta diserta tulisan aksara Jawa berbunyi sebagai berikut:

"Pranatan lampah-lampah kepareng dalem mikramaken rayi dalem bandhara raden ayu Cakradiningrat katarimakaken raden mas tumenggung arya Arung Binang. Saha raden ajeng Kustinah. Putranipun Gusti Pangeran Arya Mangkukusuma, ing Ngayogyakarta.  Ingkang kapundhut putra Gusti Kangjeng Ratu Hemas kadhaubaken kaliyan raden mas ngabehi Praja Pradipta. Ijaban nikahipun wonten ing Kraton. Panggihipun wonten ing dalem pangabeyan benjing ing dinten Salasa pon tanggal kaping 15, wulan Jumadil Akhir, tahun 1870. Utawi tanggal sapisan Agustus 1939.

Jumlah halaman: 24
Bahasa: Jawa dengan aksara Jawa

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:



Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

BUKU TENTANG AWAL MELETUSNYA PERANG CHINA JEPANG MENJELANG PERANG DUNIA KEDUA

BUKU TENTANG AWAL MELETUSNYA PERANG CHINA JEPANG MENJELANG PERANG DUNIA KEDUA

Ivan Taniputera
12 Mei 2013




Judul: Lukouchiao Incident: Djembatan Batoe Lukouchiao Lagi Didjaga
Penerbit: Boe Hiap, Tasikmalaja, 1930-an (masih dalam edjaan van Ophuysen)
Jumlah halaman: 93

Buku membahas mengenai insiden jembatan Lukouchiao yang menjadi awal meletusnya Perang China-Jepang, menjelang meletusnya Perang Dunia II. Pada halaman 5 terdapat penjelasan sebagai berikut:

Sedari 18 September 1931 boleh dibilang fihak militair Japan bisa lakoeken actienja dengen sawenang-wenang, zonder dapetken perlawanan sasoenggoenja dari Tiongkok, roepanja kaoem militair Japan soeda dapet intip dengen njata kalembekan dari kita poenja negri, jang itoe masa boekan sadja masi terpetja belah, tapi poen dihinggapin berbagi-bagi bahaja alam jang heibat."

Pada halaman 11 dapat kita baca:

Sabelon itoe "reboetan omong" abis dilakokeken, atawa mendadak di pintoe kota Timoer terdenger soearanja letoesan senapan dan meriam dengen keras sekali, menandaken moesoeh soeda moelai menjerang, tapi barisan kita masi belon bales menembak.

Tida selang brapa lama soeara tembakan meriam besar dan senapan mesin terdenger dari loear pintoe kota Barat, jang dilakoeken beroentoen-roentoen tida brentinja, tapi kasabaran fihak kita belon habis, barisan Tionghoa tetep tida bales menembak dan tinggal berlakoe kalm.

Blakangan disebabken tembakan moesoeh dilakoeken dengen tambah heibat, barisan Tionghoa terpaksa ambil tindakan melindoengin, dan marika apa boleh boeat laloe lakoeken penangkisan.

Itoe panembakan diteroesken sahingga djam 5 pagi baroe moelai kendor, tapi kadoea fihak masi teroes berhadapan......."

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.





Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.