Jumat, 27 Desember 2013

BUKU DOKUMEN PERTEMUAN NEGARA-NEGARA ANGGOTA PERJANJIAN WARSAWA 1958

BUKU DOKUMEN PERTEMUAN NEGARA-NEGARA ANGGOTA PERJANJIAN WARSAWA 1958

Ivan Taniputera
27 Desember 2013



Judul: Dokumen2 Dari Pertemuan Panitia Konsultatif Politik Dari Negara2-Anggota Perdjandjian Warsawa Untuk Persahabatan, Kerdjasama dan Saling Membantu 1958.
Penerbit: Bagian Penerangan Kedutaan Besar URSS di Indonesia.
Jumlah halaman: 64.

Buku ini merupakan dokumentasi bagi pertemuan Panita Konsultatif Politik dari Negara2 anggota Perjanjian atau Pakta Warsawa untuk persahabatan, kerjasama, dan saling membantu, yang diadakan di Moscow pada tanggal 24 Mei 1958. Negara-negara yang hadir antara lain adalah: Republik Rakyat Albania, Republik Rakyat Bulgaria, Republik Rakyat Hongaria, Republik Demokrasi Jerman, Republik Rakyat Polandia, dan lain sebagianya.

Berikut ini adalah beberapa kutipannya:

"Perkembangan peristiwa2 internasional berulang-ulang membuktikan bahwa Perdjandjian Warsawa untuk Persahabatan, Kerdjasama dan Saling Membantu antara delapan negara sosialis, jang ditanda-tangani tiga tahun jang lalu, tidak sadja mendjaga setjara terpertjaja keamanan dan kemerdekaan rakjat2 dari negara2 ini, tetapi djuga merupakan faktor jang perkasa untuk menahan kegiatan jang memusuhi tudjuan perdamaian, daripada persekutuan2 militer negara2 Barat dan terutama Blok Atlantik Utara." (halaman 7).

"Negara2 anggota Perdjandjian Warsawa jakin bahwa dirampasnja kemungkinan dari Republik Rakjat Tiongkok untuk menduduki korsinja jang sjah didalam PBB sangat merugikan aktiviteit PBB. Mereka djuga jakin sedalam-dalamnja bahwa ikutsertanja RRT didalam aktivitet PBB akan sangat berfaedah baik untuk memelihara perdamaian di Timur Djauh maupun perdamaian dunia pada umumnja.
Telah bertahun-tahun lamanja Perantjis melakukan perang jang berdarah melawan rakjat Aldjazair jang berdjoang untuk hak menentukan nasib sendiri dan kemerdekaan. Peperangan di Aldjazair itu tidak sadja merupakan ketidak-adilan jang kedjam terhadap rakjat Aldjazair jang tjinta merdeka, tetapi djuga menimbulkan suatu persemaian berbahaja bagi pertikaian dan bentrokan2 internasional dibagian dunia itu." (halaman 10).

"Negara2 anggota Perdjandjian Warsawa sepenuhnja menghargai daja-upaja dari rakjat Djerman jang bertudjuan untuk melenjapkan terpetjahnja Djerman, dan menundjang penjatuan kembali Djerman dan pembentukan sebuah negara Djerman jang demokratis dan tjinta damai..." (halaman 18).

Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Kamis, 26 Desember 2013

BUKU TENTANG FENGSHUI KLASIK YANG LUAR BIASA

BUKU TENTANG FENGSHUI KLASIK YANG LUAR BIASA

Ivan Taniputera
26 Desember 2013



Judul: Primbon Roemah
Penulis: It Beng Siansoe
Penerbit: Boekhandel "Ho Kim Yoe," Semarang, tidak ada angka tahun, tetapi masih menggunakan ejaan van Ophuysen.
Jumlah halaman: 96

Buku ini menguraikan mengenai rumah yang kurang baik menurut Fengshui beserta penangkalnya. Berikut ini adalah daftar isinya:







Pada bagian "Pendahoeloean" dapat kita baca sebagai berikut:

"Barangkali diantara toean-toean pembatja soeda perna denger tentang halnja roemah jang dikataken roemah hantoe, roema tjilaka, roemah sial, enz., tetapi sedikit sekali jang taoe sebab-sebabnja kenapa roemah itoe bisa ada hantoenja, bisa membikin tjilaka dan sial.

Tentang hal Primbon roemah, memang sedari doeloe kalo masing-masing bangsa soeada ada mempoenjai, demikian djoega dengen bangsa Tionghoa tida terketjoeali. Di dalem pengalaman, barangkali di antara toean-toean pembatja perna menampak, bahoewa ada seorang jang baroe pinda roemah, maski tadinja ada sanget melarat, mendadak tida bebrapa taon sadja soeda bisa djadi hartawan, sedeng lain orang poela jang berpenghasilan besr, jang pinda di satoe gedong baroe, mendadak tida beberapa taon sadja, harta bendanja loedes dan banyak sanak familienja jang meninggal doenia....."

Berikut ini adalah contoh halamannya:





Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Rabu, 25 Desember 2013

BUKU ANTIK TENTANG MOBIL KUNO

BUKU ANTIK TENTANG MOBIL KUNO

Ivan Taniputera
25 Desember



Judul: Questions and Answers Relating to Modern Automobile Design, Construction, Driving and Repair
Pengarang: Victor W. Page, M.E.
Penerbit: The Norman W. Henley Publishing Co., 1919.
Jumlah halaman: 701
Bahasa: Inggris.

Ini merupakan buku tentang mobil kuno atau antik, yang menjelaskan cara kerja, rancangan, dan perbaikan  (reparasi) berbagai komponen beserta suku cadangnya. Buku ini sangat cocok dimiliki oleh para penggemar mobil kuno atau antik, yang disertai gambar beserta penjelasannya. Berikut ini adalah daftar isinya:




Berikut ini adalah contoh halamannya:







Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Minggu, 22 Desember 2013

BUKU RAMALAN BOEN ONG (WEN WANG)

BUKU RAMALAN BOEN ONG (WEN WANG)

Ivan Taniputera
22 Desember 2013



Judul: Boekoe Meliatin Kitab Boen Ong
Pengarang: Pat Taij Tjoe
Penerbit: Kwee Seng Tjoan, Batavia, tanpa tahun terbit namun masih menggunakan ejaan van Ophuysen
Jumlah halaman: 48

Ini merupakan buku untuk menanyakan ramalan terkait berbagai hal. Pada bagian Pendahoeloean disebutkan:

"Boen Ong ada satoe radja jang soeda terkenal betoel ia poenja kepandean didalem ilmoe tenoeng kerna apa jang ia soeda petangin soeda kedjadian dengen tjotjok, hingga sampe ini waktoe orang masi teroes goenaken ia poenja kepandean dengan roepa-roepa djalan."

Ada pun daftar pertanyaan yang dapat ditanyakan adalah:

1.Peroentoengan.
2.Perdjodohan.
3.Bakal oentoeng apa roegi.
4.Tjari hari baek.
5.Bole terkaboel tida.
6.Redjeki djaoe deket.
7.Maen menang atawa kala.
8.Itoe impian artinja apa.
9.Kerdja atawa dagang.
10.Boentingan laki apa prampoean?
11.Orang sakit.
12.Alamat apa maoenja.
13.Pilihan baik tida.
14.Tjari mantoe.
15.Bikin perdjalanan.
16.Maksoed kesampean tida.
17.Kaloe kawin baek tida.
18.Hatinja sobat.
19.Peroentoengan anak lelaki.
20.Peroentoengan anak prampoean.
21.Apa kiasnja.
22.Kesoesahan.
23.Ada Tjiong bagimana.
24.Kenapa pikiran bingoeng.

Selanjutnya kita melihat pada jam. Di sini terdapat pilihan mulai dari jam 8 pagi hingga 6 sore dengan kelipatan 15 menit. Kita mengambil jam yang paling mendekati. Misalnya kita memiliki salah satu di antara 24 pilihan pertanyaan di atas saat jam menunjukkan kurang pukul 8.45, maka kita membuka bagian atau halaman terkait jam tersebut.




Kemudian telusuri jawabannya berdasarkan nomor pertanyaan Anda tadi.  Misalnya Anda menanyakan mengenai perjodohan (nomor 2), maka jawabannya juga nomor 2.

Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Selasa, 10 Desember 2013

BUKU TENTANG SOVIET TAJIKISTAN

BUKU TENTANG SOVIET TAJIKISTAN

Ivan Taniputera
11 Desember 2013



Judul: Soviet Tajikistan
Pengarang: Pavel Luknitsky
Penerbit: Foreign Languanges Publishing House, Moscow, 1954
Jumlah halaman: 254.
Bahasa: Inggris

Buku ini membahas mengenai kondisi geografis dan seluk beluk Tajikistan, salah satu negara bagian Uni Sovyet. Kini Tajikistan telah merdeka dan menjadi negara berdaulat.  Adapun daftar isinya adalah sebagai berikut:


Pada bagian pengantarnya diulas secara ringkas mengenai sejarah Tajikistan semenjak 1917, dimana pada saat itu Tajikistan merupakan kawasan yang berada di bawah kekuasaan gubernur jenderal Rusia dan khan Bukhara:

"............the Tajik people, who at that time had no state sovereignty, for they were living in territory that was divided between the Russian dominion of Turkestan, ruled by a Governor-General, and the Khanate of Bukhara..."

Terjemahan:

".............bangsa Tajik, yang pada saat itu tidak memiliki kedaulatan negara, karena mereka tinggal di kawasan yang dibagi antara penguasa Rusia atas Turkesta, diperintah oleh seorang gubernur jenderal, dan khan Bukhara...."

Pada halaman 15 dijelaskan mengenai pergolakan di Bukhara, dimana Seid Alim Khan, emir Bukhara menindas kaum revolusioner, sehingga mereka melarikan diri ke Samarkand dan Tashkent.

Emir Bukhara sendiri kemudian didukung oleh Inggris, Jerman, dan pasukan Rusia Putih.

Pada bagian selanjutnya diriwayatkan bahwa hambatan geografis dalam mencapai Bukhara kini telah dipatahkan. Kawasan tersebut telah dapat dicapai dengan pesawat. Diriwayatkan pula perbedaan antara kawasan tersebut dulu dan sekarang.

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:



Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

BUKU MENGENAI TUMBUH-TUMBUHAN DI HINDIA BELANDA

BUKU MENGENAI TUMBUHAN-TUMBUHAN DI HINDIA BELANDA

Ivan Taniputera
10 Desember 2013



Judul buku: Kern Der Plantkunde voor Nederlandsch-Indie
Pengarang: C. Paauwe
Penerbit: N.V.G. Kolff & Co., Batavia-Soerabaja-Malang, 1933
Jumlah halaman: 412
Bahasa: Belanda.

Daftar isi:



Buku ini membahas berbagai tumbuhan di Indonesia, termasuk tumbuh-tumbuhan yang mungkin sekarang sudah langka atau hampir punah. Sebagai contoh adalah tumbuhan Ketepeng (halaman 216):

"4.Ketepeng (Cassia alata): wilde heester op vochtige plaatsen, ook in tuinen gekweekt; bladeren veelparig evengevind: schut- en kelkbladen oranje, kroonbladen geel, naar binnen gebogen; bloemen in opgerichte, lange trossen; gesnavelde peul met 2 zijdelingsche vleugels. De bladeren zijn een geneesmiddel tegen huidaandoeningen."

Terjemahan:

"4.Ketepeng (Cassia alata): tumbuhan semak liar yang hidup di tempat lembab, juga ditanam di kebun, daunnya berpasang-pasangan seperti siirip: daun pelindung dan kelopak daun berwarna oranye , membengkok ke arah dalam, bunga berdiri tegak, mempunyai tandan panjang, kelopak berujung runcing dan dua sayap pada masing-masing tepi . Daunnya dapat digunakan sebagai obat penyakit kulit."

Pada halaman 213 terdapat uraian mengenai tumbuhan dadap cangkring:
"Dadap tjangkring (E. ovalifolia): op moerassige plaatsen, stam en takken dicht en scherp gestekeld, bloemen donkerrood tot zwartpurper."

Terjemahan:

"Dadap tjangkring (E. ovalifolia): tumbuh di tanah berawa, batang dan cabangnya lebat serta memiliki duri tajam, bunganya berwarna merah tua (merah donker) hingga ungu tua."

Buku ini banyak pula dihiasi gambar-gambar menarik. Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:








Bagi yang berminat foto kopi, hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Sabtu, 07 Desember 2013

BUKU ASTROLOGI UNIK DALAM AKSARA JAWA

BUKU ASTROLOGI UNIK DALAM AKSARA JAWA

Ivan Taniputera
7 Desember 2013



Judul: Buku Wadining Jam
Penerbit: Astrologische Bureau "Aquarius", Semarang. Directeur: T. P. Kwee. Astroloog: Uranus
Jumlah halaman: 45
Bahasa: Jawa yang ditulis dalam Aksara Jawa.

Ini merupakan buku astrologi yang mengajarkan teknik-teknik perhitungan praktis dengan disertai tabel-tabel. Kita dapat menjumpai pula nama-nama planet dalam bahasa Jawa, seperti (halaman 24):

  • Mars disebut Masrih dalam bahasa Jawa.
  • Yupiter disebut Mustari dalam bahasa Jawa.
  • Venus disebut Johar dalam bahasa Jawa.
  • Saturnus disebut Jukal dalam bahasa Jawa.

Pada halaman 20 disebutkan pula planet-planet selaku penguasa hari.



Transliterasi dan terjemahan:

"Yom Achd dinten ingkang kapisan Minggoe (Ngahad).
Yom Sheni dinten ingkang kaping kalih Senen (Senen).
Yom Shelishi dinten ingkang kaping tiga Selasa (Selasa).
Yom Rebioi dinten ingkang kaping sakawan Rebo (Rebo).
Yom Hemishi dinten ingkang kaping gangsal Kemis (Kemis).
Yom Hashishi dinten ingkang kaping nenem Djoemahat (Jumahat)."

Terjemahan:

"Yom Achd menguasai hari yang pertama (Minggu).
Yom Sheni menguasai hari yang kedua (Senin).
Yom Shelishi menguasai hari yang ketiga (Selasa).
Yom Rebioi menguasai hari yang keempat (Rabu).
Yom Hemishi menguasai hari yang kelima (Kamis).
Yom Hashishi menguasai hari yang keenam (Jumat)."

Keterangan:

Di depan Yom Achd terdapat simbol astrologis bagi Matahari.
Di depan Yom Sheni terdapat simbol astrologis bagi Bulan.
Di depan Yom Shelishi terdapat simbol astrologis bagi Mars.
Di depan Yom Rebioi terdapat simbol astrologis bagi Merkurius.
Di depan Yom Hemishi terdapat simbol astrologis bagi Yupiter.
Di depan Yom Hashishi terdapat simbol astrologis bagi Venus.

Terdapat pula hubungan antara planet dengan nama-nama malaikat sebagaimana yang ada di halaman 22:



Transliterasi dan terjemahan:

"Srengege kasebut malaekat Michael (Mikha'el)
Rembulan kasebut malaekat Gabriel (Gabri'el)
Lintang Mars (Masrih) kasebut malaekat Samael (Sama'el)
Lintang Mercurius kasebut malaekat Raphael (Rapa'el)."

Terjemahan:

"Matahari disebut malaikat Michael
Bulan disebut malaikat Gabriel
Planet Mars disebut malaikat Samael
Planet Merkurius disebut malaikat Raphael."

Berikut ini adalah contoh halaman buku tersebut:





Buku sangat penting bagi mereka yang ingin menambah pengetahuannya mengenai astrologi.

Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Rabu, 27 November 2013

BUKU ZADUL TENTANG CARA MEMBUAT KEMBANG GULA ATAU PERMEN

BUKU ZADUL TENTANG CARA MEMBUAT KEMBANG GULA ATAU PERMEN

Ivan Taniputera
28 November 2013




Judul buku: Atoerannja Membikin Permen (Kembang Goela)
Pengarang: William Tan
Penerbit: Boekhandel "Kartti-Dharma," Toeloengagoeng, 1936
Jumlah halaman: 34.

Ini merupakan buku mengenai cara-cara membuat permen. Pada halaman 4 di bagian "Permoela'an Kata" tercantum sebagai berikut:

"Ini boekoe kita harep bisa memenoeken keinginannja banjak orang, jang maoe diriken peroesahan permen (kembang goela) dengan kapitaal saderhana."


Pada halaman 5 terdapat hal-hal yang penting sehubungan dengan kondisi gula dalam pembuatan permen:

"Permen ada terbikin dari goela jang haroes dibikin begitoe roepa, hingga bisa enak rasanja dan menarik orang poenja keinginan boeat mengitjipi....

Lebi lama kita tinggalken itoe aer goela mendidi, makin banjak aer mendjadi oewap, sedeng itoe aer goela semangkin mendjadi kental.

Makin kental keada'annja itoe aer goela, makin tinggi oekoerannja panas.

Dari sebab begini, maka kita bisa mentjotjoken keadaa'an kentalnja aer goela pada, waktoe mendidinja, dengen oekoeran panas.

Boeat oekoer itoe panas, kita goenaken timbangan panas, jang dinamakan THERMOMETER dan bisa dibeli di segala apotheek...."

Selanjutnya dicantumkan pula berbagai resep permen.

Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

BUKU BELAJAR BAHASA THAI YANG SANGAT BAGUS

BUKU BELAJAR BAHASA THAI YANG SANGAT BAGUS

Ivan Taniputera
27 November 2013





Judul: Thai Self Taught
Pengarang: GMBG
Penerbit: Khun Vadee Duraruksh, The Krung deb Barnagar Press, Bangkok, 1940
Jumlah halaman: 208
Bahasa Pengantar: Inggris

Ini merupakan buku pelajaran bahasa Thai yang sangat bermanfaat bagi para pelancong, sebagaimana yang dinyatakan dalam kata pengantarnya:

"The book is intended for the use of Travellers and New comers to Thailand, who wish to pick up a knowledge of words and expression such as used in general conversation and in daily dealings with servants and others, without entering on a systematic study of the languange."

Dengan demikian, buku ini tidak banyak membahas mengenai tata bahasa Thai, melainkan frasa-frasa penting bahasa Inggris dan terjemahannya dalam bahasa Thai, yakni dalam aksara Latin serta Thai. Berikut ini adalah contoh-contoh halaman dalam buku tersebut:





Terdapat beberapa hal menarik dalam bahasa Thai, misalnya angka, yang mirip dengan bahasa Tionghoa (halaman 44-45). Saya akan membuat perbandingannya dengan bahasa Mandarin dalam bentuk tabel di bawah ini.



Ternyata terdapat kemiripan antara bahasa Thai dengan Kanton sehubungan dengan penamaan angka. Selain itu, sistim penamaan bagi belasan dan puluhan juga mirip.

Hal unik lain adalah istilah bahasa Thai bagi lautan, yakni "Mahasamut" (halaman 62) มหาสมุทร. Istilah ini berasal dari bahasa Sansekerta, yakni "Mahasamudera."

Istilah bagi pasir adalah "Sai" ทราย, yang mirip dengan bahasa Mandarin "sha"  沙.

Bagi yang berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Kamis, 21 November 2013

BUKU TENTANG TATACARA PENULISAN BAHASA JAWA DALAM HURUF LATIN

BUKU TENTANG TATACARA PENULISAN BAHASA JAWA DALAM HURUF LATIN

Ivan Taniputera
22 November 2013



Judul: Jogja Sastra Jaikoe Patokan Panoelise Basa Djawa ing Aksara Walanda
Pengarang: L.G. Bertsch, M. Dwidja Sewaja, M. Nirman, P. Penninga, dan R. Tirtadanoedja
Penerbit: G. Kolff & Co., Betawi, 1913
Jumlah halaman: 32
Bahasa: Jawa

Pada bagian sampul buku ini tertera "Patokan Panoelise Basa Djawa ing aksara Welanda," yang artinya adalah "Pedoman Penulisan Bahasa Jawa dalam Aksara Belanda." Tentu saja yang dimaksud dengan Aksara Belanda di sini adalah Aksara Latin. Pada bagian pembukaan tertera sebagai berikut:

"BEBOEKANE"

BASA DJAWA DITOELIS NGANGGO AKSARA WELANDA

Wong ikoe sidji lan sidjine pada preloe mratelakake (nglahirake) apa kang dadi tjiptaning atine. Kang di-enggo serana, kedjaba solah-tingkah, ia ikoe basane. Basa maoe toemrape sidji-sidjining bangsa pada beda-beda."

Terjemahannya adalah sebagai berikut:

"PEMBUKAAN

BAHASA JAWA YANG DITULIS MENGGUNAKAN AKSARA BELANDA

Umat manusia itu masing-masing perlu mengungkapkan isi hatinya. Yang dipergunakan sebagai sarana, selain tindakan atau perbuatan, adalah bahasa. Bahasa itu berbeda-beda pada masing-masing bangsa."

Pada halaman 6 terdapat penjelasan bahwa bahasa Jawa kini dapat ditulis dalam tiga aksara:

"Basa Djawa ikoe ing sa-iki loemrah katoelis nganggo:

a.aksara Djawa,
b.aksara Arab,
sarta wiwit katoelis nganggo
c.aksara Welanda..."

Terjemahannya adalah sebagai berikut:

"Bahasa Jawa itu sekarang umum ditulis dengan:

a.aksara Djawa,
b.aksara Arab,
serta mulai ditulis dengan
c.aksara Welanda..."

Kemudian diulas penjelasan singkat bagi masing-masing aksara tersebut. Sebagai contoh mengenai aksara Jawa disebutkan:

"a.Aksara Djawa ikoe kaleboe toelis-wandan, petjikan saka ing toelis Sanskrit, kang dek bijen diwoelangake dening bangsa Indoe marang wong Djawa, bebarengan karo piwoelang lia-liane ('ndelenga tjaritane ing lajang Adji Saka). Ana ing tanah Djawa kanggone aksara maoe sangsaja lawas toemprap marang basane wong boemi...."

Terjemahannya adalah sebagai berikut:

"Aksara Jawa termasuk aksara berdasarkan bunyi suku kata, berasal dari tulisan Sansekerta, yang pada zaman dahulu diajarkan oleh orang India pada orang Jawa, bersamaan dengan ajaran lain-lainnya (silakan lihat ceritanya dalam kisah Aji Saka). Di tanah Jawa aksara tersebut lama kelamaan diterapkan pada bahasa setempat...."

Pada halaman 9 disebutkan mengenai penyerapan kata-kata dari bahasa asing:

"Toer wong Djawa ikoe, jen arep madjoe, ora kena ora, koedoe ngangggo temboeng mantja. Kang mengkono wis toemindak, wong Djawa sa-iki wis akeh panganggone temboeng Welanda serta temboeng Arab, jaikoe saben-saben woewoeh pangerti anjar, ia woewoeh temboenge mantja.

Nganggo temboeng mantja maoe doedoe kanistan; saben bangsa ia sok nganggo temboeng mantja, nanging jen ing basane dewe ana temboenge, njilih temboeng ikoe koerang prajoga."

Terjemahannya adalah sebagai berikut:

"Maka orang Jawa jika ingin maju, tidak dapat tidak, harus menggunakan kata dari bahasa asing. Hal yang seperti itu telah berlaku, orang Jawa sekarang banyak menggunakan kata-kata dari bahasa Belanda dan Arab, yaitu setiap menjumpai pengertian baru, menggunakan kata-kata bahasa asing.

Menggunakan kata-kata dari bahasa asing itu bukanlah sesuatu yang hina; setiap bangsa pernah menggunakan kalimat dari bahasa asing, namun jika dalam bahasanya sendiri sudah ada kata yang mewakilinya, meminjam kata bahasa asing adalah sesuatu kurang tepat."

Lebih jauh lagi, pada halaman 14 disebutkan bahwa penggunaan huruf o dalam penulisan bahasa Jawa adalah kurang tepat:

"o oega ora prajoga, sabab wong-wong bandjoer pada kelantoer panoelise, oepama:

Gondokoesoemo, benere Gandakoesoema;
Diponegoro, benere Dipanegara;
Soerowidjojo, benere Soerawidjaja.

Jadi yang benar adalah dengan menggunakan huruf a, seperti contoh-contoh di atas.

Buku ini sangat bermanfaat bagi para guru dan peminat bahasa Jawa.

Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.