Tampilkan postingan dengan label Agama Buddha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama Buddha. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Oktober 2015

BUKU TENTANG CANDI BOROBUDUR YANG SUDAH BERUSIA LEBIH DARI 100 TAHUN

BUKU TENTANG CANDI BOROBUDUR YANG SUDAH BERUSIA LEBIH DARI 100 TAHUN
.
Ivan Taniputera.
14 Oktober 2015
.



.
Judul : De Tjandi Baraboedoer op Midden Java
Penulis: Dr J. Groneman
Penerbit: G. C. T. van Dorp & Co., Semarang-Soerabaia, 1902
Jumlah halaman: 73
Bahasa: Belanda
.
Buku ini membahas mengenai candi Borobudur, seperti relief dan lain sebagainya. Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.






.
.



Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Selasa, 27 Januari 2015

BUKU TENTANG SELUK BELUK AGAMA TIONGHOA

BUKU TENTANG SELUK BELUK AGAMA TIONGHOA
.

Ivan Taniputera
27 Januari 2015
.



Judul: Agama Tionghoa.
Terdapat keterangan:
"Menerangken maksoed dan atsal-oetsoelnja hari raja, pamoedja'an pada machloek-machloek soetji, adat kabiasa'an dan traditie jang berhoeboeng dengen kapertjaja'an Tionghoa, dengen dibanding sama kapertjaja'an dan adat kabiasa'an dari laen-laen bangsa dan agama."

Penulis: Kwee Tek Hoaij (1886-1951)
Penerbit: Drukkerij "Moestika" Tjitjoeroeg, 1937
Jumlah halaman: 118

Buku ini membahas berbagai aspek mengenai keyakinan beserta tradisi yang dianut oleh bangsa Tionghoa. Pada halaman 1 terdapat pengantar sebagai berikut: " Jang dinamaken "Agama Tionghoa" ada termasoek tiga agama jang pada djeman Tjhingtiauw telah diakkoe sah sabagi Agama Negri oleh pamarentah di Tiongkok, jaitoe Khong Kauw, (Confucianisme) Hoed Kauw (Buddhisme) dan Too Kauw (Taoisme). Sabetoelnja kapertjaja'an orang Tionghoa kabanjakan ada ratjikan atawa gaboengan dari itoe tiga matjem agama, hingga tiada banjak terdapet Confucianists, Buddhists atawa Taoists jang tjoemah pegang satoe agama sadja..."

Selanjutnya terdapat penjelasa lagi:

"Di Java, lantaran pada tempo doeloe ampir samoea orang Tionghoa beristri dengen prampoean priboemi itoe kapertjaja'an tjampeor adoek dari Tiongkok (Hokkian) telah bertambah lagi dengen kapertjaja'an orang priboemi, jaitoe Djawa atawa Soenda, sedeng di Batavia, jang di djaman doeloe ada djadi poesatnja perdagangan boedak, ................."


Pada halaman 2 terdapat penjelasan tentang perayaan tahun baru Tionghoa:

"Kaloe orang Tionghoa, di harian Taon Baroe Tjiagwee Tje-it, bertemoe dengan sobat-sobat jang sama pantaran, iaorang biasa oetjapken "Hoo Sin Tjoen" atau "Sin Tjoen Kiong Hie," jang dianggep sebagi mengoetjap "Slamet taon baroe," atawa "Bergirang boeat kadatengannja taon baroe."
Tapi itoe perkata'an "Sin Tjoen" sabetoelnja boekan dimaksoedkan "Taon Baroe," hanja Moesim Semi jang baroe..."

Berikut ini adalah daftar isinya:











Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:






Berminat kopi silakan hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Kamis, 30 Oktober 2014

BUKU TERJEMAHAN & ULASAN KITAB SANGHYANG KAMAHAYANIKAN YANG BERUSIA LEBIH DARI 100 TAHUN

BUKU TERJEMAHAN & ULASAN KITAB SANGHYANG KAMAHAYANIKAN YANG BERUSIA LEBIH DARI 100 TAHUN

.
Ivan Taniputera
31 Oktober 2014
.



Judul: Sang Hyang Kamahayanikan: Oud-Javaansche Tekst mit Inleiding, Vertaling, en Aanteekeningen
Penulis: J. Kats
Penerbit: 's-Gravenhage, Martinus Nijhoff, 1910
Jumlah halaman: 211
Bahasa: Belanda dengan naskah asli berbahasa Kawi (Jawa Kuno)

Buku ini berisikan terjemahan dan penjelasan naskah Sanghyang Kamahayanikan ke dalam bahasa Belanda.

"Ehi watsa mahayanam mantracaryanayam widhim decayisyami te samyak bhajanas twam mahanaye......" (tanda diakritik tidak saya cantumkan).

Yang diterjemahkan:

"Dit heilige Mahayana zal door ons aan U onderwezen worden,........heet "de groote weg" van het ... dit nu zal door ons gewezen worden, onderwezen worden aan U,...." (halaman 71)

Saya terjemahkan sebagai berikut ke dalam bahasa Indonesia:

"Mahayana yang suci ini akan kami ajarkan padamu...... yakni "Jalan Agung"... yang kini telah kami pahami, dan akan diajarkan padamu...."

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:







Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com

Sabtu, 25 Oktober 2014

BUKU TENTANG MUKJIZAT BODHISATTVA KWAN IEM (GUAN YIN)

BUKU TENTANG MUKJIZAT BODHISATTVA KWAN IEM (GUAN YIN)

.
Ivan Taniputera
25 Oktober 2014
.



Judul: Kwan Iem Poenja Kekoewasa'an Menoeloeng.
Dikoempoel, disalin, dan diterbitken oleh Miss Pi-cheng Lee dan ditjitakken oleh dia sendiri di Engeland, 1932
Disalin kedalem bahasa Melajoe-rendah oleh Upasaka O., Soerabaia, 27 Juni 1934
Jumlah halaman: 46

Buku ini meriwayatkan berbagai sumber dari Kepustakaan Buddhis mengenai Kwan Iem atau jug disebut Avalokitesvara dalam bahasa Sansekerta.

Berikut ini terdapat gambar Bodhisattva Avalokitesvara yang tercantum dalam buku:


Pada halaman depan terdapat penjelasan:

"Itoe nama Kwan Iem jang bangsa Tionghwa seboet ada berarti: "Dia jang mendengar swara dari doenia" jang didalem bahasa Sanskrit diseboet "Awa-lokite-swara."

Selanjutnya pada bagian "Permoelaan" terdapat keterangan mengenai asal mula sebutan "klenteng."

"Apa artinja itoe perkataan Klenteng dan bahasa apakah itoe? Sesoedanja saja koeliling 3/4 ini Insulinde, lantara saja poenja pekerdjaan-pekerdjaan, saja tida loepa aken tjari taoe prihal doedoeknja itoe perkataan tadi, achirnja saja dapatken kenjataan bahoea itoe perkataan "Klenteng" ada berasal dari perkataan Kwan Iem Ting.

Buku ini juga memuat terjemahan Sutra Saddharma Pundarika bab 24 yang khusus membahas mengenai Avalokitesvara:

"Pada masa Bodhisattwa Mahasattwa Akshayamati setelah bangoen dari tempat doedoeknja, sampirkan oedjoeng badjoe besarnja diatas poendaknja, angsoerken kedoea tangannja kepada Boeddha, dan berkata...."

Terdapat pula terjemahan Amitabha Soetra (O Mie Too Hoet King):

Berikutnya terdapat lagi riwayat-riwayat pertolongan oleh Bodhisattva Kwan Iem:

"TERTOELOENG DARI BAHAJA API

Oleh Y.M. Chao.

Saja poenja roemah berada di djalanan Lian sie, Soochow. Dalem boelan December 1927, saja telah dibikin bangoen dari saja tenga malem dan saja liat lelatoe dari api jang mengobar sangat besar ada diloear tjendela kamar saja. Itoe api jang menjala ada di fihak kidoel wetan, dan berbareng dengen itoe angin menioep dari itoe djoroesan djoega. Saja poenja kawawarga sanget ketakoetan, dan marika soedah moelai bnain barang-barang jang berharga jang gampang dibawak pergi,....."

Berikut ini adalah contoh -contoh halamannya:




Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Senin, 24 Maret 2014

BUKU PERINGATAN WAISAK 2500 (BUDDHA JAYANTI)

BUKU PERINGATAN WAISAK 2500 (BUDDHA JAYANTI)

Ivan Taniputera
24 Maret 2014




Judul: Buddha Jayanti 2500
Penerbit: Persaudaraan Upasaka dan Upasika Indonesia-Semarang
Jumlah halaman: 240

Ini merupakan buku peringatan Waisak 1956, di mana dengan demikian agama Buddha telah mencapai 2.500 tahun. Pada bagian kata pengantar terhadap penjelasan:

"2500 tahun Buddha Jayanti adalah sebuah kitab guna memperingati Sang Guru Agung Buddha Gautama serta pelajarannja jang didunia terkenal dengan nama BUDDHA-DHARMA atau BUDDHA DHAMMA jang semendjak PERAJAAN VESAK atau VAISAKHA INI (1956) telah genap 2500 tahun usia atau umurnja."

Di dalamnya berisikan kata-kata sambutan, seperti oleh Ven. Bhikkhu Ashin Jinarakkhita. Terdapat pula artikel mengenai Candi Borobudur dan Candi Mendut oleh Madhyantika. U Nu, Perdana mengeri Burma juga menuliskan artikel berjudul "What is Buddhism?" Terdapat pula berbagai paritta.

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.





Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Sabtu, 15 Maret 2014

BUKU TENTANG HIKAYAT SERTA LEGENDA DALAM AGAMA HINDU DAN BUDDHA

BUKU TENTANG HIKAYAT SERTA LEGENDA DALAM AGAMA HINDU DAN BUDDHA

Ivan Taniputera
16 Maret 2014




Judul: Gewijde, Verhalen en Legenden van Hindoes en Boeddhisten
Penulis: Dr H. J. van Prooye-Salomons
Penerbit: Zutphen-W.J. Thieme & Cie., 1916
Jumlah halaman: 409
Bahasa: Belanda

Pada buku ini terdapat keterangan sebagai berikut:

"Vrij bewerkt naar

Myths of the Hindus and Buddhists by the Sister Nivedita (Margaret E. Noble) of Ramakrishna-Vivekananda and Ananda K. Coomaraswamy."

Terjemahan:

"Saduran bebas dari


Myths of the Hindus and Buddhists by the Sister Nivedita (Margaret E. Noble) of Ramakrishna-Vivekananda and Ananda K. Coomaraswamy."

Berikut ini adalah daftar isinya:




Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.




Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Minggu, 09 Maret 2014

BUKU PERINGATAN WAISAK 2503 (1959)

BUKU PERINGATAN WAISAK 2503 (1959)

Ivan Taniputera
9 Maret 2014




Judul: Buku Peringatan Perajaan Waisak 2503: Sambutan, Peladjaran, Sedjarah, Sutta-Sutta, dan Lain2.
Penerbit: Panitya Pusat Perajaan Waisak Semarang.
Jumlah halaman: 68.

Buku ini berisi beberapa pelajaran dan artikel mengenai Agama Buddha. Pada halaman 4 terdapat pesan Presiden Rajendra Prasad dari India. Ada pun kutipannya adalah sebagai berikut:

"Pada hari jang berbahagia ini, maka kami mengirimkan salam kami kepada semua machluk, baik jang ada didalam negara ini, mamupun diluar negeri.
Hari ini adalah HARI BESAR untuk Seluruh Dunia, karena perhatian kita dipusatkan kepada salah satu jang Termulia dari PESANAN2 dalam Harta Warisan manusia. PESAN SANG BUDDHA kelihatannja bertentangan dengan dunia sekarang, tetapi walaupun demikian PESAN itu dapat menarik dengan mudah seorang manjsia jang modern, terutama karena keluhurunNja...."

Pada halaman 6 hingga 7 terdapat pesan dari perdana menteri India waktu itu, yakni Pandit Jawaharlal Nehru, bertajuk "Hanja Sang Buddha Dapat Menjelamatkan Kita."

Pada halaman 8 terdapat pesan dari J.M. Ven. M. Pannasiha Maha Nayaka Thera, Vajirarama, dari Srilanka.

Pada halaman 9-11 terdapat pesan dari J.M. Bhikkhu A. Jinarakkhita. Berikut ini adalah kutipannya:

"Sangha ini adalah suatu badan jang terdiri dari mereka jang telah meninggalkan segala keduniawian, setelah mendjalankan berberaa upatjara berdasarkan peraturan-peraturan tertentu..."

Kemudian terdapat daftar para bhikkhu yang berkunjung pada perayaan Waisak 2503.

Selanjutnya masih terdapat berbagai iklan dan artikel-artikel menarik lainnya.

Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.