Tampilkan postingan dengan label petangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label petangan. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Juli 2017

BUKU RAMALAN PELITA CUPIDO KHUSUS MERAMALKAN TENTANG ASMARA DAN PERJODOHAN

BUKU RAMALAN PELITA CUPIDO KHUSUS MERAMALKAN TENTANG ASMARA DAN PERJODOHAN.
.
Ivan Taniputera.
10 Juli 2017
.





.
Judul: Petangan Pelita Cupido.
Penulis:---
Penerbit: Badan Penerbitan “Sunrise” Djakarta.
Jumlah halaman: tidak terdapat penomoran halaman; tetapi secara perhitungan keseluruhan terdapat 48 halaman.
.
Ini adalah ramalan unik yang khusus membahas mengenai masalah asmara atau percintaan. Caranya cukup sederhana, yakni memilih salah satu di antara 12 pertanyaan sebagai berikut:. 
.
1. Djodoh: Apa berdjodoh pada kawan pergaulan itu?
2. Bingung: Tjara begimana dapatkan hubungan dengan si dia!
3. Pilih pasangan: Apa daja dalam memilih pasangan?
4. Sikap dingin: Sikap tawar itu begimana dirobah menjadi hangat?
5. Saingan: Apakah aku mempunjai saingan? Tjara baegimana menangkan saingan?
6.Rintangan: Adakah rintangan? Dapatkah diatasinja?
7.Tjinta: Apakah dia menjinta dengan sungguh hati?
8. Lamaran: Madjukan atau djangan? Terima atau tolak?
9. Gagal: Tjara begimana menempuh kegagalan ini?
10. Perselisihan: Dalam galang-gulung, berselisih semasa tundangan, perselisihan suami-isteri, begimana akibatnja?
11. Putus perhubungan: Dalam galang-gulung, krisis pertundangan, pertjeraian dapatkah disambung lagi?
12. Djanda (duda): Apa baik kawin lagi?
.
Kemudian kita akan memilih salah satu di antara 18 kartu yang bertuliskan angka-angka:
.
  1. 1-1
  2. 1-2
  3. 1-3
  4. 1-4
  5. 1-5
  6. 1-6
  7. 2-2
  8. 2-3
  9. 2-4
  10. 2-5
  11. 2-6
  12. 3-3
  13. 3-4
  14. 3-5
  15. 3-6
  16. 4-4
  17. 4-5
  18. 4-6
  19. 5-5
  20. 5-6
  21. 6-6
.
Namun kita juga boleh menggunakan dadu. Karena kartunya sudah tidak ada lagi, maka saya lalu merekonstruksi kartu sebagai berikut:
.






Setelah itu, hasilnya dicocokkan dengan lembar jawaban yang tersedia. Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.
.





.





.





Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Senin, 18 Juli 2016

BUKU RAMALAN PETANGAN DENGAN ANGKA YANG UNIK

BUKU RAMALAN PETANGAN DENGAN ANGKA YANG UNIK
.
Ivan Taniputera.
17 Juli 2016
.



Judul: Ilmu Petangan Dengan Angka
Penulis: Tidak diketahui
Penerbit: Tjermin, Surabaya, cetakan ke-6, 1955
Jumlah halaman: 20.
.
Ini adalah buku ramalan yang unik di mana Anda dapat melakukan peramalan sendiri terkait segala sesuatu yang Anda tanyakan. Caranya tidak sulit. Anda tinggal menuliskan saja pertanyaan Anda. Sebagai contoh: Apakah saya dapat membeli mobil?
Selanjutnya hitung jumlah huruf masing-masing kata dalam kalimat pertanyaan di atas.
.
Apakah = 6 huruf
Saya = 4 huruf
Dapat = 5 huruf
Membeli = 7 huruf
Mobil = 5 huruf.
.
Jadi kita dapat menuliskannya menjadi: 6, 4, 5, 7, 5.
Selanjutnya jumlahkan lagi masing-masing angka dengan angka di sebelahnya.
.
6+4 = 10; karena jumlahnya lebih dari 9 maka kurangilah dengan 9; 10-9 = 1.
4+5 = 9
5+7 = 12, karena jumlahnya lebih dari 9 maka kurangilah dengan 9; 12-9 = 3
7+5 = 12, karena jumlahnya lebih dari 9 maka kurangilah dengan 9; 12-9 = 3.
.
Didapatkan urutan angka 1, 9, 3, 3.
.
Selanjutnya lakukan penjumlahan lagi dengan angka di sebelahnya.
.
1+9 = 10. 10-9 = 1
9+3 = 12. 12-9 = 3
3+3 = 6
.
Hasilnya adalah urutan angka: 1, 3, 6
.
Jumlahkan kembali seperti di atas.
.
1+3 = 4
3+6 = 9
.
Lalu jumlahkan 4 dan 9, sehingga hasilnya 13. Kurangi 13 dengan 9, sehingga menghasilkan 4. Jadi jawaban Anda adalah angka 4. Lalu cari maknanya di bagian jawaban:
.
“Djangan mengharap apa-apa, badan sial, banjak halangan. Terima seadanja sadja dulu ; lain hari boleh lihat lagi.”
.
Dengan demikian, pada kesempatan kali ini belum terdapat kesempatan membeli mobil.
.


.
Selain itu dalam buku ini masih terdapat petangan-petangan angka lainnya.
.
Petangan dengan angka 1 sampai 8
Petangan dengan dua dadu.
.
Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.
.


.


.


.
Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Rabu, 30 Maret 2016

BUKU RAMALAN KHUSUS ASMARA YANG LUAR BIASA

BUKU RAMALAN KHUSUS ASMARA YANG LUAR BIASA.
,
Ivan Taniputera.
31 Maret 2016
.

.
Judul: Petangan Ramal Asmara
Penulis: tidak tercantum
Penerbit: Sunrise, Djakarta
Jumlah halaman: tidak tercantum nomor halaman, namun sekitar 50 halaman.
.
Buku ini khusus membahas mengenai ramalan asmara.
.
Caranya adalah memilih salah satu di antara pertanyaan-pertanyaan berikut ini: .
.
A. Djodoh adanya ditempat ini atau ditempat djauh?
B. Tjintanja itu apa hanja dimulut atau terus kehati?
C. Krisis pertjintaan begimana achirnja?
D. Familinja merintangkan perdjodohan ini atau tidak?
E. Persuamian-isteri ini akan berdjalan pandjang atau pendek?
F. Kelakuannja berobah: Kenapa? Sebab apatah?
G. Tjemburu: apa kedjadian ini ada alasan buat djadi tjemburu?
H. Pangenin anak akan dapat atau tidak?
I. Tinggal Djanda: apa misti tinggal djanda (atau duda) buat selamanja?
J. Kawin lagi: baek atau tidak?
K. Duda meminang: apa boleh dipertjaja dan di-ikut mendjadi suami?
L. Anak tiri: Dengan mempunjai anak tiri, apa baek dalam persuamian-isteri padanja?
.
Setelah itu pilih dua kartu di antara 14 kartu yang berangka 0 hingga 6, dimana masing-masing angka terdapat dua kartu. Jika yang terambil adalah 2 angka 0 (Kosong-Kosong), maka berarti Anda tidak diperkenankan menanyakan masalah tersebut. Angka yang terpilih kemudian dijumlahkan. Karena kartu yang asli telah hilang, maka saya merancang sendiri keempat belas kartu itu sebagai berikut.
.

.
Setelah menarik satu kartu maka cocokkan dengan bagian jawaban pada buku ini.
.
Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.
.

.

.

.

.
Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Jumat, 22 Januari 2016

BUKU RAMALAN KITAB NAPOLEON YANG LUAR BIASA

BUKU RAMALAN KITAB NAPOLEON YANG LUAR BIASA
.
Ivan Taniputera.
22 Januari 2016
.


Judul: Kitab Napoleon (dalam dua jilid)
Jilid 1: Roepa-roepa Ilmoe: Pengatahoean Meliatin dan Rifasat dan laen-laen.
Jilid 2: Mengartinja Segala Impian.
Penulis: --
Jumlah halaman: 126 halaman (jilid 1) dan 177 halaman (jild 2).
Penerbit: Toko Baroe, Weltevreden, (sekitar 1920-an).
.
Pada buku ini terdapat penjelasan:
.
“Jaitoe berasal dari peninggalannja Keizer Napoleon jang terkenal. Dikataken itoe kitab amat dihargaken olehnja, dan ada sebagi ia poenja pembantoe, bila ia ada poenja maksoed besar jang ia hendak lakoeken ia senantiasa bermoefaket dengan ini kitabnja.”
.
Buku ini berisikan banyak hal menarik, seperti ramalan dengan menggambar lingkaran-lingkaran. Caranya adalah kita menggambar empat baris lingkaran-lingkaran dengan jumlah bebas atau sesuai dorongan hati kita. Selanjutnya, masing-masing baris itu kita bagi dua-dua, dan dilihat berapa sisanya. Dalam hal ini hanya ada dua kemungkinan, yakni bersisa satu atau dua.
.


.
Hasilnya kemudian dicocokkan dengan daftar jawaban pada buku ini. Masih terdapat pula ramalan Napoleon dengan menggunakan kartu domino, kartu Belanda (kartoe olanda) dan lain sebagainya, memilih suami berdasarkan rambut, dan lain sebagainya. Semua itu terdapat pada jilid 1.
.
Berikut ini adalah daftar isi jilid 1.




.
Sementara itu, jilid membahas mengenai mimpi dan maknanya. Dapat dikatakan semacam kamus mimpi.
.
Sebagai contoh adalah mimpi sebagai berikut (halaman 39):
.
“AER BANDJIR.-Siapa jang mengimpi dari ini hoekoeman Toehan atas hambanja, alamat bahoewa ia ada bikin perhoeboengan dengen swatoe kaoem orang djahat dan tjoerang, siapa jang bakal bikin kau djadi soesa. Djikaloe seaorang prampoean moeda mengimpi dari aer bandjir, itoe membri alamat bahoewa katjintaannja berlakoe tjoerang didalem ia poenja perdjandjian, dan tjari djalan bikin kapiran (tjilaka) diri sinona.....”
.
Berikut adalah contoh daftar mimpi yang dibahas di jilid 2:
.


Selanjutnya kita akan menampilkan contoh-contoh halamannya:
.


.


.


.


.


Berminat foto kopi, hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Rabu, 13 Januari 2016

BUKU RAMALAN KITAB KWAN IM YANG LUAR BIASA

BUKU RAMALAN KITAB KWAN IM YANG LUAR BIASA
.
Ivan Taniputera.
14 Januari 2016



Judul: Boekoe Meliatin Kitab Kwan Im
Penulis:-
Penerbit: Boekhandel Kwee Khe Soe, Batavia, sekitar tahun 1920-an, masih menggunakan ejaan van Ophuysen.
Jumlah halaman: 120.
.
Buku ini membahas salah satu metoda ramalan dengan menggunakan media kartu ceki. Caranya cukup mudah, yakni dengan memilih salah satu di antara 25 pertanyaan berikut ini.
.
1.Itoe alamat apa maoenja. 
2.Peroentoengan. 
3.Perdjodoan. 
4.Bakal oentoeng atawa roegi 
5.Kenapa pikiran bingoeng sadja. 
6.Redjeki djaoe atawa deket 
7.Itoe hal boleh kenapa 
8.Permintaan trima djangan. 
9.Pilihan betoel atawa sala. 
10.Tjari mantoe dari mana 
11.Tjari hari baek. 
12. Boentingan lelaki prempoean 
13.Maen menang atawa kala 
14. Baek kerdja atawa dagang 
15. Orang sakit 
16. Peroentoengan anak lelaki 
17. Peroentoengan anak prempoean 
18. Maksoed kesampean tida. 
19.Apa artinya impian itoe 
20.Perdjalanan slamet tida. 
21. Begimana hatinja sobat. 
22.Kaloe kawin baek tida. 
23.Apa kiasnja 
24. Kesoesahan begimana nantinja. 
25. Ada tjiong atawa pantangan apa?
.
Selanjutnya ditarik satu kartu ceki dan dicocokkan dengan lembar jawaban sebagai berikut.


Cocokkan kartunya dengan angka pada barisan angka-angka di atas. Misalnya Anda mendapatkan kartu nomor 19 dengan pertanyaan nomor 2. Cari perpotongan antara keduanya, didapatkan huruf r. Jadi Anda tinggal membuka buku pada bagian r dan cari nomor 19. Di situ Anda akan dapatkan syairnya dan jawabannya dapat ditafsirkan dari syair tersebut.
.
Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.


Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com


Selasa, 12 Januari 2016

BUKU MANUSKRIP BERISIKAN ANEKA RAMALAN DAN PETANGAN YANG LUAR BIASA

BUKU MANUSKRIP BERISIKAN ANEKA RAMALAN DAN PETANGAN YANG LUAR BIASA
.
Ivan Taniputera.
13 Januari 2016
.
.



Judul: Boekoe Petangan atawa Ramalan
Terdapat keterangan: Koetiban dari boekoenja: Toean Kwee Kok Phiauw. Tertoelis oleh: Tan Giok Im, 29 Oktober 1939
Jumlah halaman: 14
.
Buku manuskrip hasil ketikan ini membahas mengenai beberapa jenis ramalan. Berikut ini adalah daftar isinya.
.


Buku ini memuat antara lain hari baik dan buruk menurut penanggalan China dan Jawa. Sebagai contoh, disebutkan:
“Di bawah ini ada namanja (6) anem hari jang tida baek boeat menilik atawa menjambangin orang-sakit, sebab bisa membawak keapesan:-
.
Hari Djim In.
Hari Keh Ngo........”
.
Hari Djim In itu dalam bahasa Mandarin adalah Ren Yin, sedangkan Keh Ngo adalah Geng Wu.
.
Lalu disebutkan tanggal-tanggal yang tidak baik pada masing-masing bulan China:
.
“Boelan 1 (Tjia-Gweek) tanggal 5 en 7, Tida baek.....”
.
Selanjutnya dicantumkan pula tanggal menurut penanggalan Jawa yang tidak baik:
.
“Tanggalan Djawa jang tikda baek dalem tiap-tiap boelan, ada 7 (toedjoe) hari sial jaitoe tanggal, 3, 5,.......”
.
Berikutnya terdapat pula perhitungan perjodohan berdasarkan nama.
.
Yang menarik adalah bagian berjudul “PETANGAN “KHONG BENG.” SIANG TIONG HE-KHONG BENG THOUW.”
.
Isinya membahas mengenai hari baik dan buruk dan buruk bagi perjalanan atau bepergian menurut Khong Beng (Cukat Liang atau Zhuge Liang):

“”C” Tong Peng Djit pada tanggal 1, 7, 13, 19 dan 25 (lima hari). Kaloe orang berdjalan dalem ini bebrapa hari “Niatnja” bisa dapet oentoeng dan bertemoe KWIK-DJIEN (Tay Kiat).
.
Masih ada lagi PETANGAN KHONG BENG AMPAT PENDJOEROE, yang membahas mengenai arah-arah baik pada masing-masing jam:
.
“No.1 Pada djam 11 t/m 12 malem (Tjoe Sie), bole menoedjoe ka Koelon dan Kidoel (Tay Kiat).- Djangan menoedjoe ka Wetan dan Lor, ada halangan (Tay-Hiong).-...”
.
Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.
.


.



.


Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Selasa, 22 September 2015

BUKU LUAR BIASA KUMPULAN RAMALAN DAN HAL-HAL GAIB DI SELURUH PENJURU TANAH JAWA

BUKU LUAR BIASA KUMPULAN RAMALAN DAN HAL-HAL GAIB DI SELURUH PENJURU TANAH JAWA

Ivan Taniputera
21 September 2015



Beberapa jilid buku ini merupakan kumpulan luar biasa berbagai ramalan dan hal-hal gaib di seluruh penjuru Tanah Jawa. Berikut ini adalah jilid-jilid yang tersedia.

JILID 1



Judul: De Javaansche Geestenwereld
Terdapat keterangan: De Betrekking, Die Tusschen De Geesten En De Zinnelijke Wereld Bestaat,
Verduidelijkt Door Petangan's of Tellingen, Bij De Javanen en Soendaneezen in Gebruik
Penulis: H. A. van Hien
Jilid 1. De Geschiedenis der Godsdiensten op Java
Soerat petangannja orang Djawa dan orang Soenda, menjataken segala roepa itoengan, boewat mentjari keslametan.
Penerbit: G. Kolff & Co., Batavia
Jumlah halaman: 425 
Bahasa: Belanda.

Berikut ini adalah daftar isinya:






Jilid pertama ini berisikan berbagai hal yang luar biasa. Sebagai contoh, terdapat uraian mengenai dewa-dewa Hindu:

"PARABRAHMA

de God der Brahmanen, de Almacht, Die, vereenzelvigd met het Nirwana, de oorsprong is van alles, wat bestaat. In de Weda's wordt uit eerbied Zijn naam niet genoemd, doch vervangen door:......." (halaman 20).

Terjemahan:

"PARABRAHMA

Dewa kaum Brahmana, Yang Maha Kuasa, yang disamakan dengan Nirwana, merupakan asal muasal segala sesuatu yang ada. Dalam Weda, karena rasa hormat, maka nama Beliau tidak pernah disebutkan, namun digantikan oleh:....."

Lalu terdapat pula legenda mengenai asal muasal terjadinya perhitungan Wuku (Pawukon), sebagaimana tercantum di halaman 72:

"In der beginne der heerschappij van Batara Goeroe op aarde, was zijn rijk verdeelde in vijf hoofd en vier onderdeelen. De vijd hoofddeelen, zijnde het Oosten, Westen, Zuiden, Noorden, en Midden, hadden ieder een zekeren dag van oppergebied, van marktijd en van gezag. De vijf dagen vormden een kleine tijdcirkel..."

Terjemahan:

"Pada awal masa pemerintahan Batara Guru di muka bumi ini, daerah kekuasaannya dibagi menjadi lima bagian utama dan empat bagian lanjutan. Kelima bagian utama itu adalah Timur, Barat, Selatan, Utara, dan Tengah, masing-masing mempunyai kekuasaan atas hari-hari tertentu, sebagai penanda waktu dan aturan. Kelima hari itu membentuk satu siklus kecil...."

Selanjutnya dalam buku ini juga dibahas mengenai jenis-jenis makhluk halus baik berasal dari tradisi India maupun Jawa. Sebagai contoh adalah:

"719 PHISATJA dan 720 PHISATJIS

de zoogenammde vampires, die in holen en kloven huizen en voornamelijk er op uit gaan, om menschen en dieren en al waat leeft kwaad te doen en hun het bloed uit te zuigen. Eenige van deeze reuzen, die in de mythologie met naam genoemd worden, zullen wij trachten in het kort the beschrijven." (halaman 119).

Terjemahan:

"PHISATJA DAN PHISATJIS

Merupakan semacam vampir, tinggal dalam gua dan jurang-jurang serta keluar mencari manusia, hewan, dan makhluk hidup guna melakukan sesuatu yang jahat dengan menghisap darah mereka. Beberapa makhluk ini yang namanya disebutkan dalam mitologi akan kita ulas secara ringkas..."

Lalu terdapat pula uraian mengenai legenda-legenda Jawa, misalnya mengenai asal muasal iblis, dunia, dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah nama-nama makhluk halus dalam kepercayaan Jawa:

1. DE TJINOENOEK
2. DE KABO KAMILI
3. DE DADOENG AWOES'S
4. DE POTO
5. DE SAWAN
6. DE SARAP
7. DE DHENGEN
8. DE MADJOESI
9. DE GENDROEWA
10. DE WEWE
11. DE KOENTHIANAK
12. DE BONTOT
13. DE BANASPATI
14. DE SETAN OESOES
15. DEN DJERANGKONG
16. DE ANTOE DARAT
17. DE ANTOE LAOET
18. DE KEMAMANG
19. DEN BISOE
20. DE LAMPOR
21. DE LAHA
22. DE BLORONG
23. DE GOENDHOEL
24. DE BELIS
25. DE SATO
26. DE DINKEL
27. DE TETELO
28. DE KITJIWIS
29. DE GEBLOEK
30. DE KEBLEK

dan lain-lain, masing-masing dengan penjelasannya. Secara keseluruhan terdapat 93 jenis hantu yang diulas dalam buku ini.

Meskipun demikian, pada halam 238 hingga 243, terdapat tambahan 24 jenis hantu (spoken) lagi, namun beberapa di antaranya mendapatkan pengaruh tradisi India.

Pada halaman 266 hingga 271 diulas mengenai malaikat-malaikat yang kemungkinan dari namanya mencerminkan pengaruh Arab. Sebagai contoh adalah: Djabarail, Mikail, Israfil, Idjrail, Malakal Maoet, Asrael, Roeman, Moenkar, Nakir, dan lain sebagainya. Masing-masing beserta ulasannya. Selanjutnya terdapat pula tabel yang menghubungkan antara nama bintang beserta malaikat. 

Pada halaman 282 hingga 285 terdapat uraian mengenai selamatan beserta tata caranya.

Selanjutnya, terdapat uraian mengenai pengaruh-pengaruh iblis, makhluk halus, dan hantu terhadap manusia, antara lain menimbulkan penyakit. Sebagai contoh, ini adalah penyakit-penyakit yang ditimbulkan beserta hari berjangkitnya penyakit.

"Zaterdag: Rechter oor, knieen, en beenderenstelsel.
Donderdag: Linker oor, dijen, voeten, en slagaderensysteem." (halaman 287).

Terjemahan:

"Sabtu: telinga kanan, lutut, dan tulang
Kamis: telinga, paha, kaki, dan sistem arteri Kiri......"

Terdapat uraian mengenai tradisi ruwatan (kias) terhadap urutan kelahiran anak yang dianggap kurang baik beserta sesajiannya.

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.






JILID II




Judul: De Javaansche Geestenwereld
Terdapat keterangan: De Betrekking, Die Tusschen De Geesten En De Zinnelijke Wereld Bestaat,
Verduidelijkt Door Petangan's of Tellingen, Bij De Javanen en Soendaneezen in Gebruik
Penulis: H. A. van Hien
Jilid II. A. De Bedoewi's en hun Pawoekon's (Orang Badui dan Pawukon mereka). B. De Tiang Tengger en hun Ngelmoe (Tiang Tengger dan Ngelmu mereka).
Soerat petangannja orang Djawa dan orang Soenda, menjataken segala roepa itoengan, boewat mentjari keslametan.
Penerbit: G. Kolff & Co., Batavia-C
Jumlah halaman: 338
Bahasa: Belanda dan Indonesia (Melayu).
Buku ini mengupas mengenai Pawukon (perhitungan Wuku) dan juga beberapa metoda ramalan atau petangan.

Berikut ini adalah daftar isinya:



Ini adalah contoh halaman yang memuat perhitungan wuku beserta keterangannya, seperti tentang selamatan dan lain sebagainya.




Berikut ini adalah contoh-contoh halaman lainnya, yang memuat berbagai petangan  atau ramalan dan lain sebagainya. 
Cara meramal cukup sederhana, dapat menggunakan dadu atau kartu domino. Pertama-tama dengan melihat daftar pertanyaan dan sesudah itu dicocokkan dengan tabel jawabannya.





JILID III






Judul: De Javaansche Geestenwereld
Terdapat keterangan: De Betrekking, Die Tusschen De Geesten En De Zinnelijke Wereld Bestaat,
Verduidelijkt Door Petangan's of Tellingen, Bij De Javanen en Soendaneezen in Gebruik
Penulis: H. A. van Hien
Jilid III. De Tiang pasek an hun Tengerans en de Mohammedanen en hun Primbons.
Soerat petangannja orang Djawa dan orang Soenda, menjataken segala roepa itoengan, boewat mentjari keslametan.
Penerbit: G. Kolff & Co., Batavia-C.
Jumlah halaman: 374.
Bahasa: Belanda dan Indonesia (Melayu).
Buku ini memuat berbagai hitungan dalam primbon. Berikut ini adalah daftar isinya:



Di dalamnya diulas pula ramalan garis tangan, fisiognomi, dan lain sebagainya. Terdapat uraian mengenai tempat-tempat keramat, seperti gunung, sungai, makam dan lain sebagainya.

Sebagai contoh adalah uraian mengenai Gunung Sumbing:

"Goenoeng Soembing, Goenoeng Sindoro, Deze bergen worden door de Javanen Vereerd.  Deze vereering vloeit voort uit een legende, die vermeldt dat deze bergen vroeger menschen zijn geweest en wel broeders." (halaman 9).

Terjemahan:

"Gunung Sumbing, Gunung Sindoro. Gunung-gunung ini dihormati oleh orang Jawa. Penghormatan ini berasal dari legenda yang meriwayatkan bahwa gunung-gunung ini dulunya adalah manusia yang saling bersaudara."

Terdapat uraian mengenai tanda-tanda kuda yang baik. 

Firasat telinga berbunyi, muka terasa panas, dan lain sebagainya juga dibahas di dalamnya.

Yang menarik terdapat primbon khusus bagi merampok, yakni mencari saat yang baik dalam melancarkan aksinya (Primbon Ngetjoe, Ngampak, Membegal, dan Maling, Kerojok).

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:






JILID V




Judul: De Javaansche Geestenwereld
Terdapat keterangan: De Betrekking, Die Tusschen De Geesten En De Zinnelijke Wereld Bestaat,
Verduidelijkt Door Petangan's of Tellingen, Bij De Javanen en Soendaneezen in Gebruik
Penulis: H. A. van Hien
Jilid V. De Primbons
Soerat petangannja orang Djawa dan orang Soenda, menjataken segala roepa itoengan, boewat mentjari keslametan.
Penerbit: Bandoeng, Fortuna, 1913
Jumlah halaman: 148 (ada beberapa halaman terakhir yang hilang).
Bahasa: Belanda dan Indonesia

Ini merupakan buku yang sangat unik, berupa kumpulan berbagai ramalan dan perhitungan dalam primbon yang pernah digunakan di pulau Jawa (mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Timur). Berikut ini adalah daftar isinya:




Buku ini memuat berbagai perhitungan, misalnya perhitungan mengenai naga tahun dan naga bulan. Ternyata terdapat perbedaan antara perhitungan arah naga bulan di Jawa Barat dan Tengah dengan di Jawa Timur. Adapun perbedaan itu antara lain:

Di Jawa Barat dan Tengah:
Bulan Rabingoel-awal (Rabiul Awal), naga terletak di timur, jatingarang terletak di selatan, ridjal terletak di barat, dan sambang banger terletak di utara.

Di Jawa Timur:
Bulan Rabingoel-awal (Rabiul Awal), naga terletak di selatan, jatingarang terletak di barat, ridjal terletak di utara, dan sambang banger terletak di timur.

Perhitungan hari buruk pada masing-masing bulan, juga terdapat perbedaan. Adapun perbedaan itu antara lain:

Di Jawa Barat dan Tengah:
Bulan Soera, hari Senin dan Selasa.

Di Jawa Timur:
Bulan Soera, hari Sabtu dan Minggu (Ngahat).

Terdapat pula berbagai hitungan mengenai perjalanan, pindah rumah, mencari pencuri, dan bahkan terdapat pula primbon-primbon untuk keperluan khusus, seperti primbon perang, perang sabil, dan perang bakat, primbon untuk penjahat (ngetjoe, gampak, membegal, dan maling kerojok), dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:








Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.