Tampilkan postingan dengan label gaib. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gaib. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Maret 2017

BUKU BERUSIA SERATUS TAHUN MENGENAI BERBAGAI KEPERCAYAAN TRADISIONAL MELAYU TERHADAP HAL DAN MAKHLUK GAIB

BUKU BERUSIA SERATUS TAHUN MENGENAI BERBAGAI KEPERCAYAAN TRADISIONAL MELAYU TERHADAP HAL DAN MAKHLUK GAIB
.
Ivan Taniputera.
5 Maret 2017
.

Judul: Berbagai-bagai Kepertjajaan Orang Melajoe. Bagian Jang Pertama.
Penulis: M. T. Soetan Lembang ‘Alam
Penerbit: Boekhandel Visser & Co., Weltevreden, 1917.
Jumlah halaman: 78.
.
Buku ini berisikan berbagai kepercayaan tradisional Melayu terkait hal-hal dan makhluk gaib. Pada hal 25 dapat kita baca sebagai berikut:
.
“Dichabarkan, lagi, ada oppas-oppas (opas) minjak itoe, jang diganggoei oleh hantoe, waktoe mereka itoe djaga pada malam hari; djikalau oppas jang djaga itoe mengantoek, datanglah ganggoean dari pada hantoe itoe; terkadang-kadang kedengaran seperti toean-toean jang berdjalan tjepat: tap toep, tap toep boenji sepatoenja akan tetapi bila dilihat, soeatoe apapoen ta’tampak;- ada poela jang menampar atau melempar oppas djaga itoe, apabila ia mengantoek dalam djaganja.”
.
Selanjutnya pada halaman 27 dapat kita baca:
.
“Waktoe soedah djaoeh malam, kedengaranlah boenji, sebagai boenji orang jang mengeteoek-ngetoek minta boekakan pintoe; apabila pintoe soedah diboekakan dan dilihat siapa dia jang mengetoek-ngetoek pintoe itoe, soeatoe apapoen ta’ ada jang tampak,......”
.
Buku ini membahas pula pemecahan misteri bagi peristiwa-peristiwa gaib di atas.
.
Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:
.

.

.

.
Buku ini layak dibaca bagi mereka yang ingin mengetahui misteri berbagai hal gaib beserta pemecahannya.
.
Berminat kopi silakan hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Senin, 30 Januari 2017

ILMU UNIK UNTUK MENGETAHUI APAKAH SESEORANG BERJODOH DENGAN KITA ATAU TIDAK

ILMU UNIK UNTUK MENGETAHUI APAKAH SESEORANG BERJODOH DENGAN KITA ATAU TIDAK
.
Ivan Taniputera.
30 Januari 2017
.
Saya baru saja menemukan selembar kertas rapuh dengan tulisan tangan berangka tahun 1927. Tidak tertera siapa nama penulisnya. Yang menarik adalah kertas ini berisikan tata cara mengetahui apakah seseorang merupakan jodoh kita atau bukan.
.

.
Terdapat tulisan sebagai berikut:
.
“Mengeliatin kedjoodooan pake ilmu Tjoo go Tjao Yoe, ragattannya bole kramas pagi seblomnja djam 10 oetawa soree sebelomnja djam 4, pitoengan namanja prampoewan jang di minta, kalo nama assaronja lebi dari 16 di potong 8 doewa kali dan tingalnja brapa itoe permintahanja matjemnja kembang, kaloe......”
.
Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia modern, maka bunyinya mungkin sebagai berikut:
.
“Mengetahui perjodohan dengan menggunakan ilmu Tjoo go Tjao Yoe, tata caranya adalah keramas pagi hari sebelum pukul 10 atau sore sebelum pukul 4. Hitung jumlah huruf nama perempuan yang ditanyakan. Apabila jumlah aksaranya lebih dari 16, maka dikurangi 8 hingga dua kali, dan sisanya berapa, itulah jumlah bunga [yang diperlukan], apabila....”
.
Dengan menggunakan ilmu unik ini, maka bisa diperoleh mimpi mengenai perjodohan tersebut. Meski di sini tertulis “perempuan,” namun saya yakin ilmu ini dapat dipergunakan oleh pria atau wanita.
.
Berminat kopi silakan hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Rabu, 15 Juni 2016

BUKU MENGENAI BELAJAR ILMU GAIB

BUKU MENGENAI BELAJAR ILMU GAIB
.
Ivan Taniputera.
23 Mei 2016
.


Judul: Beladjar dan Bertapa Boeat Ilmoe Gaib
Penulis: Lamyangtjindjin
Penerbit: Boekh. & Uitg.-Mij. “Terminus,” Semarang, 1928
Jumlah halaman: 44
.
Buku ini membahas perihal mempelajari ilmu gaib, seperti syarat, tata cara, dan lain sebagainya.
.
Pada bagian “Moela Kata,” dinyatakan sebagai berikut:
.
“Orang jang berniat tetep aken mejakinken ilmoe sihir, haroes dan perloe sekali lebih doeloe mengerti betoel dan mengetahoei theorienja ilmoe gaib itoe, soepaja biarpoen ada terdjadi apa djoega, senantiasa hati bisa tinggal taba dan tetep, tida dapet rasa was (hati ketjil). Dengan begitoe orang aken dapet pladjarken berbagi-bagi ilmoe gaib dengen segala slamet dan terdjaoe dari bahaja.”
.
Pada bagian “Peladjaran 1” dibahas mengenali latihan mengumpulkan kekuatan magnetisme:
.
“Doedoek lempeng (djedjak) di korsi; kepala lempeng; poendak2 ditarik ka blakang, dada djadi madjoe; kedoeanja kaki menapak di tanah.......”
.
Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:
.


.


.


.


.
Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Selasa, 22 September 2015

BUKU LUAR BIASA KUMPULAN RAMALAN DAN HAL-HAL GAIB DI SELURUH PENJURU TANAH JAWA

BUKU LUAR BIASA KUMPULAN RAMALAN DAN HAL-HAL GAIB DI SELURUH PENJURU TANAH JAWA

Ivan Taniputera
21 September 2015



Beberapa jilid buku ini merupakan kumpulan luar biasa berbagai ramalan dan hal-hal gaib di seluruh penjuru Tanah Jawa. Berikut ini adalah jilid-jilid yang tersedia.

JILID 1



Judul: De Javaansche Geestenwereld
Terdapat keterangan: De Betrekking, Die Tusschen De Geesten En De Zinnelijke Wereld Bestaat,
Verduidelijkt Door Petangan's of Tellingen, Bij De Javanen en Soendaneezen in Gebruik
Penulis: H. A. van Hien
Jilid 1. De Geschiedenis der Godsdiensten op Java
Soerat petangannja orang Djawa dan orang Soenda, menjataken segala roepa itoengan, boewat mentjari keslametan.
Penerbit: G. Kolff & Co., Batavia
Jumlah halaman: 425 
Bahasa: Belanda.

Berikut ini adalah daftar isinya:






Jilid pertama ini berisikan berbagai hal yang luar biasa. Sebagai contoh, terdapat uraian mengenai dewa-dewa Hindu:

"PARABRAHMA

de God der Brahmanen, de Almacht, Die, vereenzelvigd met het Nirwana, de oorsprong is van alles, wat bestaat. In de Weda's wordt uit eerbied Zijn naam niet genoemd, doch vervangen door:......." (halaman 20).

Terjemahan:

"PARABRAHMA

Dewa kaum Brahmana, Yang Maha Kuasa, yang disamakan dengan Nirwana, merupakan asal muasal segala sesuatu yang ada. Dalam Weda, karena rasa hormat, maka nama Beliau tidak pernah disebutkan, namun digantikan oleh:....."

Lalu terdapat pula legenda mengenai asal muasal terjadinya perhitungan Wuku (Pawukon), sebagaimana tercantum di halaman 72:

"In der beginne der heerschappij van Batara Goeroe op aarde, was zijn rijk verdeelde in vijf hoofd en vier onderdeelen. De vijd hoofddeelen, zijnde het Oosten, Westen, Zuiden, Noorden, en Midden, hadden ieder een zekeren dag van oppergebied, van marktijd en van gezag. De vijf dagen vormden een kleine tijdcirkel..."

Terjemahan:

"Pada awal masa pemerintahan Batara Guru di muka bumi ini, daerah kekuasaannya dibagi menjadi lima bagian utama dan empat bagian lanjutan. Kelima bagian utama itu adalah Timur, Barat, Selatan, Utara, dan Tengah, masing-masing mempunyai kekuasaan atas hari-hari tertentu, sebagai penanda waktu dan aturan. Kelima hari itu membentuk satu siklus kecil...."

Selanjutnya dalam buku ini juga dibahas mengenai jenis-jenis makhluk halus baik berasal dari tradisi India maupun Jawa. Sebagai contoh adalah:

"719 PHISATJA dan 720 PHISATJIS

de zoogenammde vampires, die in holen en kloven huizen en voornamelijk er op uit gaan, om menschen en dieren en al waat leeft kwaad te doen en hun het bloed uit te zuigen. Eenige van deeze reuzen, die in de mythologie met naam genoemd worden, zullen wij trachten in het kort the beschrijven." (halaman 119).

Terjemahan:

"PHISATJA DAN PHISATJIS

Merupakan semacam vampir, tinggal dalam gua dan jurang-jurang serta keluar mencari manusia, hewan, dan makhluk hidup guna melakukan sesuatu yang jahat dengan menghisap darah mereka. Beberapa makhluk ini yang namanya disebutkan dalam mitologi akan kita ulas secara ringkas..."

Lalu terdapat pula uraian mengenai legenda-legenda Jawa, misalnya mengenai asal muasal iblis, dunia, dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah nama-nama makhluk halus dalam kepercayaan Jawa:

1. DE TJINOENOEK
2. DE KABO KAMILI
3. DE DADOENG AWOES'S
4. DE POTO
5. DE SAWAN
6. DE SARAP
7. DE DHENGEN
8. DE MADJOESI
9. DE GENDROEWA
10. DE WEWE
11. DE KOENTHIANAK
12. DE BONTOT
13. DE BANASPATI
14. DE SETAN OESOES
15. DEN DJERANGKONG
16. DE ANTOE DARAT
17. DE ANTOE LAOET
18. DE KEMAMANG
19. DEN BISOE
20. DE LAMPOR
21. DE LAHA
22. DE BLORONG
23. DE GOENDHOEL
24. DE BELIS
25. DE SATO
26. DE DINKEL
27. DE TETELO
28. DE KITJIWIS
29. DE GEBLOEK
30. DE KEBLEK

dan lain-lain, masing-masing dengan penjelasannya. Secara keseluruhan terdapat 93 jenis hantu yang diulas dalam buku ini.

Meskipun demikian, pada halam 238 hingga 243, terdapat tambahan 24 jenis hantu (spoken) lagi, namun beberapa di antaranya mendapatkan pengaruh tradisi India.

Pada halaman 266 hingga 271 diulas mengenai malaikat-malaikat yang kemungkinan dari namanya mencerminkan pengaruh Arab. Sebagai contoh adalah: Djabarail, Mikail, Israfil, Idjrail, Malakal Maoet, Asrael, Roeman, Moenkar, Nakir, dan lain sebagainya. Masing-masing beserta ulasannya. Selanjutnya terdapat pula tabel yang menghubungkan antara nama bintang beserta malaikat. 

Pada halaman 282 hingga 285 terdapat uraian mengenai selamatan beserta tata caranya.

Selanjutnya, terdapat uraian mengenai pengaruh-pengaruh iblis, makhluk halus, dan hantu terhadap manusia, antara lain menimbulkan penyakit. Sebagai contoh, ini adalah penyakit-penyakit yang ditimbulkan beserta hari berjangkitnya penyakit.

"Zaterdag: Rechter oor, knieen, en beenderenstelsel.
Donderdag: Linker oor, dijen, voeten, en slagaderensysteem." (halaman 287).

Terjemahan:

"Sabtu: telinga kanan, lutut, dan tulang
Kamis: telinga, paha, kaki, dan sistem arteri Kiri......"

Terdapat uraian mengenai tradisi ruwatan (kias) terhadap urutan kelahiran anak yang dianggap kurang baik beserta sesajiannya.

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.






JILID II




Judul: De Javaansche Geestenwereld
Terdapat keterangan: De Betrekking, Die Tusschen De Geesten En De Zinnelijke Wereld Bestaat,
Verduidelijkt Door Petangan's of Tellingen, Bij De Javanen en Soendaneezen in Gebruik
Penulis: H. A. van Hien
Jilid II. A. De Bedoewi's en hun Pawoekon's (Orang Badui dan Pawukon mereka). B. De Tiang Tengger en hun Ngelmoe (Tiang Tengger dan Ngelmu mereka).
Soerat petangannja orang Djawa dan orang Soenda, menjataken segala roepa itoengan, boewat mentjari keslametan.
Penerbit: G. Kolff & Co., Batavia-C
Jumlah halaman: 338
Bahasa: Belanda dan Indonesia (Melayu).
Buku ini mengupas mengenai Pawukon (perhitungan Wuku) dan juga beberapa metoda ramalan atau petangan.

Berikut ini adalah daftar isinya:



Ini adalah contoh halaman yang memuat perhitungan wuku beserta keterangannya, seperti tentang selamatan dan lain sebagainya.




Berikut ini adalah contoh-contoh halaman lainnya, yang memuat berbagai petangan  atau ramalan dan lain sebagainya. 
Cara meramal cukup sederhana, dapat menggunakan dadu atau kartu domino. Pertama-tama dengan melihat daftar pertanyaan dan sesudah itu dicocokkan dengan tabel jawabannya.





JILID III






Judul: De Javaansche Geestenwereld
Terdapat keterangan: De Betrekking, Die Tusschen De Geesten En De Zinnelijke Wereld Bestaat,
Verduidelijkt Door Petangan's of Tellingen, Bij De Javanen en Soendaneezen in Gebruik
Penulis: H. A. van Hien
Jilid III. De Tiang pasek an hun Tengerans en de Mohammedanen en hun Primbons.
Soerat petangannja orang Djawa dan orang Soenda, menjataken segala roepa itoengan, boewat mentjari keslametan.
Penerbit: G. Kolff & Co., Batavia-C.
Jumlah halaman: 374.
Bahasa: Belanda dan Indonesia (Melayu).
Buku ini memuat berbagai hitungan dalam primbon. Berikut ini adalah daftar isinya:



Di dalamnya diulas pula ramalan garis tangan, fisiognomi, dan lain sebagainya. Terdapat uraian mengenai tempat-tempat keramat, seperti gunung, sungai, makam dan lain sebagainya.

Sebagai contoh adalah uraian mengenai Gunung Sumbing:

"Goenoeng Soembing, Goenoeng Sindoro, Deze bergen worden door de Javanen Vereerd.  Deze vereering vloeit voort uit een legende, die vermeldt dat deze bergen vroeger menschen zijn geweest en wel broeders." (halaman 9).

Terjemahan:

"Gunung Sumbing, Gunung Sindoro. Gunung-gunung ini dihormati oleh orang Jawa. Penghormatan ini berasal dari legenda yang meriwayatkan bahwa gunung-gunung ini dulunya adalah manusia yang saling bersaudara."

Terdapat uraian mengenai tanda-tanda kuda yang baik. 

Firasat telinga berbunyi, muka terasa panas, dan lain sebagainya juga dibahas di dalamnya.

Yang menarik terdapat primbon khusus bagi merampok, yakni mencari saat yang baik dalam melancarkan aksinya (Primbon Ngetjoe, Ngampak, Membegal, dan Maling, Kerojok).

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:






JILID V




Judul: De Javaansche Geestenwereld
Terdapat keterangan: De Betrekking, Die Tusschen De Geesten En De Zinnelijke Wereld Bestaat,
Verduidelijkt Door Petangan's of Tellingen, Bij De Javanen en Soendaneezen in Gebruik
Penulis: H. A. van Hien
Jilid V. De Primbons
Soerat petangannja orang Djawa dan orang Soenda, menjataken segala roepa itoengan, boewat mentjari keslametan.
Penerbit: Bandoeng, Fortuna, 1913
Jumlah halaman: 148 (ada beberapa halaman terakhir yang hilang).
Bahasa: Belanda dan Indonesia

Ini merupakan buku yang sangat unik, berupa kumpulan berbagai ramalan dan perhitungan dalam primbon yang pernah digunakan di pulau Jawa (mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Timur). Berikut ini adalah daftar isinya:




Buku ini memuat berbagai perhitungan, misalnya perhitungan mengenai naga tahun dan naga bulan. Ternyata terdapat perbedaan antara perhitungan arah naga bulan di Jawa Barat dan Tengah dengan di Jawa Timur. Adapun perbedaan itu antara lain:

Di Jawa Barat dan Tengah:
Bulan Rabingoel-awal (Rabiul Awal), naga terletak di timur, jatingarang terletak di selatan, ridjal terletak di barat, dan sambang banger terletak di utara.

Di Jawa Timur:
Bulan Rabingoel-awal (Rabiul Awal), naga terletak di selatan, jatingarang terletak di barat, ridjal terletak di utara, dan sambang banger terletak di timur.

Perhitungan hari buruk pada masing-masing bulan, juga terdapat perbedaan. Adapun perbedaan itu antara lain:

Di Jawa Barat dan Tengah:
Bulan Soera, hari Senin dan Selasa.

Di Jawa Timur:
Bulan Soera, hari Sabtu dan Minggu (Ngahat).

Terdapat pula berbagai hitungan mengenai perjalanan, pindah rumah, mencari pencuri, dan bahkan terdapat pula primbon-primbon untuk keperluan khusus, seperti primbon perang, perang sabil, dan perang bakat, primbon untuk penjahat (ngetjoe, gampak, membegal, dan maling kerojok), dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:








Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Selasa, 01 September 2015

BUKU TENTANG KEBATINAN DAN ILMU GAIB

BUKU TENTANG KEBATINAN DAN ILMU GAIB

Ivan Taniputera
1 September 2015



Judul: Ilmoe Kemenoesia'an Sedjati, Djilid Ke Doewa
Terdapat keterangan: Isinja ini boekoe adalah memaknakan dari maksoednja ilmoe gaib dengan di terangkan sehingga djelas.
Penulis: tidak tercantum
Penerbit: Astrologisch Bureau "Aquarius," Semarang, tahun sekitar 20-30 an.
Jumlah halaman: 76

Buku ini menguraikan perihal kebatinan dan ilmu gaib. Berikut ini adalah daftar isinya:



Pada bagian pendahuluan terdapat penjelasan sebagai berikut:

"Pembatja jang terhormat!

Soenggoehpoen didalam maksoednja boekoe ini, meskipoen ta' seberapa menoeroet dalam sipatnja (rendah), akan tetapi apa bila pembatja sedikitnja soeka membatja dengan perlahan-lahan sehingga dirasa-rasakan, soenggoehlah akan membawa keselamatan tentang hidoep didoenia, dan djoega akan mendjadi soeatoe pokoknja tentang segala hal jang dikehendakan, baikpoen kearah keloehoeran, keoetamaan, dan sebagainja; dan tjara-tjaranja menoedjoe kearah jang mana tadi, haroeslah mengarti dalam maksoednja......"

Pada halaman 5 terdapat pembahasan mengenai tiga alam yang disebut dengan Tri Bawono:

"Bahwa sesoenggoehnja tentang didoenia jang kita diami ini, maka tentang didalam perkataan: alam, doenia dan djagat itoe, menoeroet masing-masingnja dari perkataan tadi memang adalah berlainan dalam maksoednja, ja itoe:

Doenia, jalah boemi jang haroes bergandeng dengan langit, jang kita diami ini.
Alam, jalah gelarnja boemi dan langit, dan djagad jalah.............."

Terdapat pula peringatan dalam mempelajari ilmu kegaiban (halaman 9):

"Tetapi disebabkan jang memang ilmoe tadi ta' moedah akan dipeladjari, djadi oetamanja djanganlah moedah akan pertjaja, karena dengan moedah akan pertjaja tadi, adalah kalanja djoega akan moedah tersesatnja.."

Pada halaman 18 terdapat penjelasan:

"Djadi sesoenggoehnja jang mendjadi badan langgeng hidoep kita sedjati )langgeng) ja itoe jang diseboet: angan-angan, jalan ketiga badan aloes dari rasa: keinginan, pikiran, dan tjipta, jang soedah mendjadi satoe = tri-moerti. Tri, berarti: tiga, dan moerti berarti: mendjadi satoe (noenggal jv.) jalah berdiri Goesti, dan ada pada sipat kita manoesia ini, adalah kawoelo lan Goesti....."

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:





Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Senin, 13 Oktober 2014

BUKU PERJALANAN GAIB KE PLANET MARS

BUKU PERJALANAN GAIB KE PLANET MARS

Ivan Taniputera
14 Oktober 2014




Judul: Perdjalanan Moedjijat atau Saja Poenja Perdjalanan ke Bintang Mars (Tindakan jang pertama ke "Alam toedjoeh). Djilid ke 1
Penulis: Tjoa Boe Sing
Penerbit: Tan Khoen Swie, Kediri, 1928
Jumlah halaman: 72

Buku ini membahas mengenai perjalanan ajaib ke planet Mars dan tempat-tempat lainnya:

"Ini kitab sengadja saja terbitken, soepaia bisa menambah goena pembatja'an oemoem.
Boeat kanak-kanak sebagi dongengan akan penggeli hati, kaloe terbatja oleh anak jang telah oemoer dewasa, sebagi djoega pembangoenkan fikiran.
Tetapi boeat orang jang loeas pengetahoeannja, boleh diboeat menimbang kenjata'an.
Sebab boeat saja sendiri anggap boekan perkara jang aneh, karena saja terima dengan perasa'an batin: memang perkara kebatinan, bila dilahirkan dengan zonder beri kenjata'an, kebanjakan dibilang tjoema gila-gila'an sadja.
Maka boeat bangsa Barat, perkara apa sadja jang terasa olehnja, maskipoen hanja terjapai didalam batinnja, akan ditoendjoekkan lahirnja djoega (dinjatakan), soepaia dapat diketahoei oleh oemoem; seperti saja dapat batja dalam ..............."

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:




Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.