Jumat, 27 Februari 2015

BUKU HAMPIR BERUSIA 100 TAHUN BERISIKAN NASIHAT-NASIHAT SPIRITUAL DAN KEBATINAN RAMA MURTI (TAN TEK SIOE SIAN)

BUKU HAMPIR BERUSIA 100 TAHUN BERISIKAN NASIHAT-NASIHAT SPIRITUAL DAN KEBATINAN RAMA MURTI (TAN TEK SIOE SIAN)
.

Ivan Taniputera
27 Februari 2015
.
.



Judul: Rasa Soetjie Terbitnja Hatie: Boekoe Die Dalem Pringetan Poro Lelakoe Lakik2 Saheer Begawan.
Penulis: Rama Murti (1884-1929, Tan Tek Sioe Sian)
Tahun tebit: 1918
Jumlah halaman: 30

Buku ini berisikan syair-syair nasihat spiritual dan petuah kehidupan karya Rama Murti (Tan Tek Sioe Sian). Sebagai contoh di halaman 6 disebutkan agar kita senantiasa waspada dalam kehidupan:

"Eeh bener kitalah inget
Elingnja lakoe katja di hati
Eeh tinerlah lantas di iket
Elingnja rahaijoe sifatnja widi."

Selanjutnya pada halaman 15 terdapat nasihat:

"Siapa bersajang pada Alah! ja Alah! sajangken kamoe."

Pada halaman 19 disebutkan bahwa hati merupakan pengendali kehidupan manusia:

"Ka I djiwa, Ka II njawa, Ka III raga, Siapalah ! ja mempoenjain dia?, dan siapa ja berkwasain dia? Hati jang kwasain djiwa raga, dan njawa, in moestail sekali, itoe hati ada ini kakoewasakaan? itoe hati, ja katjoewali pindjem sadja boekan?"

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.









Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Kamis, 26 Februari 2015

BUKU ANGGARAN ORGANISASI DANAKEMATIAN TIONGHOA KHO SIEN HAP KIET YANG DIDIRIKAN TAHUN 1869

BUKU ANGGARAN ORGANISASI DANAKEMATIAN TIONGHOA KHO SIEN HAP KIET YANG DIDIRIKAN TAHUN 1869
.

26 Februari 2015
Ivan Taniputera
.




Judul: Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Fonds Kematian "Khoe Sien Hap Kiet," Djakarta: Didirikan Pada Tanggal 21 September 1869

Jumlah halaman: 36



Buku ini memuat aturan organisasi Tionghoa bernama Kho Sien Hap Kiet. Tujuan perkumpulan dipaparkan pada halaman 3:



"Maksud Fonds Kematian ini adalah menulung ongkos mengubur kepada anggauta-anggauta dan berikutnja jang meninggal dunia, jang diangkat dari suatu fonds jang terkumpul dari bantuan anggautanja..."



Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:











Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Rabu, 25 Februari 2015

BUKU RAMALAN DAN RESEP OBAT TIONGHOA YANG LUAR BIASA

BUKU RAMALAN DAN RESEP OBAT TIONGHOA YANG LUAR BIASA
.
Ivan Taniputera
25 Februari 2015
.



Judul: Almanaak Alam Pasti: Terisi Segala Alamat Dengen Elmoe Primbon Dari Pangeran
Penulis: Tan Joen Tjong
Penerbit: Boen Sin Ik Kiok
Sebagai derma bagi Sam Po Kong Biouw, Sangijang Talaga, 1924
Jumlah halaman: 31

Buku ini berisikan beberapa metoda ramalan dan resep obat Tionghoa. Pada bagian sampulnya tertulis bahwa buku ini merupakan derma bagi Sam Po Kong Biouw. Halaman pertama-keempat berisikan beberapa syair, seperti:

"Ini Parimbon banjak jang soeda boekti,
Harap pembatja preksa jang teliti,
Tjotjog of tida pembatja lebi mengarti,
Apa jang di seboet soeda pasti."
 (bait syair nomor 8)

Lalu bait syair nomor 11 dan 12:

"Saja seorang Kwitang tjinanja,
Ada sedikit kemengartiannja,
Hati moerah banjak toeloeng orangja,
Di mana-mana djoega dapet namanja.

Elmoe Parimbon tertjampoer alamat,
Boeat kita orang idoep perloe amat,
Bisa njingkirkan tjilaka mendjadi selamat,
Kaloe apalin hasilnja tiada tamat."

Terdapat pula pengantar sebagai berikut:

"Bahoewa ini boekoe Almanaak Parimbon pasti soeda saja tjotjogken di mana-mana serta soeda di tjoba di moeka orang banjak njata betoel, maka dari itoe saja sekarang ada ingetan pariboedi jang saja aken ditjitaken mendjadiken Almanaak Parimbon pasti,....."

Berikut ini adalah daftar isinya:



Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:









Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Sabtu, 21 Februari 2015

BUKU HAMPIR BERUSIA 150 TAHUN MENGENAI KEPULAUAN NUSANTARA ZAMAN KOLONIAL (HINDIA BELANDA)

BUKU HAMPIR BERUSIA 150 TAHUN MENGENAI KEPULAUAN NUSANTARA ZAMAN KOLONIAL (HINDIA BELANDA)

Ivan Taniputera
22 Februari 2015



Judul: De Nederlandsche Oost-Indische Bezittingen Onder Het Bestuur van den Komissaris Generaal Du Bus De Gisignies (1826-1830)
Penulis: JHR, MR. H Van Der Wijck
Penerbit: 'S-Gravenhage, Martinus Nijhoff, 1866
Jumlah halaman: 206
Bahasa: Belanda

Buku ini memaparkan keadaan berbagai bagian  Hindia Belanda pada zaman pemerintahan Gubernur Jenderal Du Bus De Gisignies (1826-1830). Sebagai contoh mengenai pantai barat Sumatra (Sumatra's Westkust), pada halaman 53 tercantum sebagai berikut:

"In Padang was de staat van zaken gunstiger geworden sints de residen H. de Stuers, in afwijkling van het vroeger aangenomen beginsel, zich uitsluitend op de verbetering der inwendige administratie hat toegelegd, zonder pogingen aan te wenden tot uitbreiding van grondgebied..."

Terjemahan:

"Di Padang keadaannya sudah semakin baik, sehingga Residen H. de Stuers, sebagai perkembangan atas keadaan yang telah dicapai sebelumnya, memutuskan memperbaiki administrasi yang diperlukan, tanpa upaya memperluas daerah kekuasaan."

Mengenai Papua pada halaman 69 terdapat penjelasan sebagai berikut:

"Den 24sten Augustus 1828 werd, in naam des Konings, door den daartoe benoemden kommisaris van Delden, bezit genomen van het gedeelle van Nieuw Guinea, gelegen aan de Tritonsbaai, tusschen kaap Halsch en kaap de Goede Hoop, met bedoeling om aldaar landbouwinrichting te vestigen."

Terjemahan:

"Pada tanggal 24 Agustus 1828, atas nama Raja, melalui komisaris van Delden yang bertugas di sana, dikuasailah sebagian Papua [oleh Belanda], yang terletak pada Tritosbaai, antara tanjung Halsch dan Tanjung Harapan Baik, dengan tujuan mendirikan fasilitas pertanian di sana."

Berikut ini adalah daftar isinya:




Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:




Buku ini sangat penting bagi para peneliti dan peminat sejarah.

Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

BUKU SEJARAH KOLONIALISME BELANDA DI SRI LANKA

BUKU SEJARAH KOLONIALISME BELANDA DI SRI LANKA
.
Ivan Taniputera
19 Februari 2015
.


Judul: The Dutch in Ceylon
Penulis: R. G. Anthonisz. L. S. O. (1852-1930)
Penerbit:  C.A.C. Press, Colombo, Ceylon, 1929
Jumlah halaman: 198
Bahasa: Inggris

Buku ini membahas mengenai sejarah kolonialisme Belanda di Sri Lanka. Pada bagian kata pengantar dapat kita baca sebagai berikut:

"This is an attempt to supply, to the best of my ability, what has been a "long felt want," viz., a connected and complete, yet concise, account of the Dutch occupation of Ceylon, which extended from A.D. 1640 to 1796-a period of 156 years.."

Terjemahan:

"Ini merupakan upaya untuk memaparkan, sejauh kemampuan saya, apa yang "dirasa telah lama hilang," yakni suatu catatan sejarah terkait serta lengkap, namun ringkas mengenai pendudukan Belanda di Sri Lanka, yang berlangsung dari tahun 1640 hingga 1796-suatu kurun waktu selama 156 tahun."

Pada halaman 8 terdapat penjelasan:

"The first Dutchman who visited Ceylon was the Admiral Joris van Spilbergen, who set sail for the East on the 5th May, 1601,..."

Terjemahan:

"Orang Belanda pertama yang mengunjungi Sri Lanka adalah Admiral Joris van Spilbergen, yang berlayar ke Timur pada tanggal 5 Mei 1601...."

Berikut ini adalah daftar isinya.





Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.








Terdapat pula peta Sri Lanka:




Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Kamis, 19 Februari 2015

BUKU BERUSIA LEBIH DARI 100 TAHUN MENGENAI TATA PEMERINTAHAN DI INGGRIS

BUKU BERUSIA LEBIH DARI 100 TAHUN MENGENAI TATA PEMERINTAHAN DI INGGRIS
.

Ivan Taniputera
17 Februari 2015
.
.


Judul: The Governance of England
Penulis: Sydney Low, M.A. (1857-1932)
Penerbit: T. Fischer Unwin, London, 1906
Jumlah halaman: 320
Bahasa: Inggris

Buku ini membahas mengenai tata pemerintahan di Inggris. Sebagai contoh pada halaman 32 terdapat penjelasan sebagai berikut:

"It is true that the Cabinet Minister shares this responsibility with between two and three hundred other individuals, drawn from various orders and ranks in society, all, like him, members of the King's Council, and entitled to have the words "Right Honourable" prefixed to their names."

Terjemahan:

"Adalah benar bahwa Menteri Kabinet berbagi tanggung jawab ini dengan sekitar dua dan tiga ratus pribadi lainnya, yang berasal dari berbagai tatanan dan jenjang kemasyarakatan, seluruhnya, seperti dirinya, adalah anggota Konsili Raja, serta mendapatkan gelar "Right Honourable" di depan namanya."

Pada halaman 45 dapat kita jumpai:

"The Parliamentary type of government is frequently contrasted with the Presidential and Federal types, the only other forms that seem likely to hold their own in free and civilised communities, which have passed beyond the phase of autocratic monarchy."

Terjemahan:

"Jenis pemerintahan parlementer kerap kali dibandingkan dengan jenis pemerintahan presidensiil dan federal, satu-satunya bentuk lainnya yang nampaknya mempertahankan sifatnya sendiri dalam masyarakat bebas serta berbudaya, dimana mereka telah melalui tahapan monarik otokratik."

Berikut ini adalah daftar isinya.






Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.









Buku ini sangat bermanfaat bagi mereka yang ingin mempelajari mengenai sistim-sistim pemerintahan di dunia.



Berminat kopi silakan hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Rabu, 04 Februari 2015

BUKU ASTROLOGI SEJATI YANG LUAR BIASA

BUKU ASTROLOGI SEJATI YANG LUAR BIASA

.
Ivan Taniputera
4 Februari 2015
.
.



Judul : Dibawah Tanda Apakah Toean Dilahirkan?
Terdapat penjelasan: "Satoe penoendjoek djalan jang moedah oentoek menentoekan sifat dan tabe'at manoesia jang lahir di Nederland atau di Ned-Indie."
Penulis: Corn. Gorter (1903-1942), nama lengkap Cornelis Gorter.
Penerbit: W. Gorter Jr., Bandoeng, Haarlem, 1930-an
Jumlah halaman: 270

Ini merupakan buku astrologi yang sejati, dalam artian tidak hanya membahas tanda-tanda zodiak semata, sebagaimana yang biasanya tercantum pada majalah-majalah atau surat kabar. "Astrologi" semacam itu bukanlah astrologi sejati, melainkan hanya semata-mata untuk hiburan semata. Astrologi yang sejati berkaitan dengan bagan astrologi kelahiran (birth chart) yang dibuat berdasarkan tanggal, jam, dan tempat kelahiran. Dengan demikian melalui suatu perhitungan yang rumit. Masing-masing planet mempunyai maknanya sendiri-sendiri.

Buku membahas mengenai makna ascendant pada bagian kelahiran masing-masing orang. Untuk mengetahui makna ascendant silakan perhatikan gambar di bawah ini.
.



Ascendant disebut juga "tanda naik," yang merupakan jeruji rumah pertama pada bagan kelahiran astrologi. Nampak pada gambar di atas ascendant terletak pada tanda Gemini.
Makna masing-masing ascendant tersebut dijelaskan secara panjang lebar dalam buku ini.

Buku ini juga memuat beberapa artikel menarik, misalnya mengenai anak kembar dan juga memilih pekerjaan berdasarkan astrologi, yang tidak hanya dilihat berdasarkan tanda zodiak semata, melainkan kombinasi antar planet dalam bagan astrologi kelahiran:

"Combinatie dari Mercurius-Saturnus dan Mercurius-Uranus menoendjoekkan aanleg oentoek wiskunde dan kesoekaannja kepada astronomie dan ilmoe alam..." (halaman 53).

Berikut ini adalah daftar isinya:




Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.




Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Sabtu, 31 Januari 2015

BUKU HAMPIR BERUSIA 100 TAHUN MENGENAI ATURAN PEGADAIAN DI ZAMAN BELANDA

BUKU HAMPIR BERUSIA 100 TAHUN MENGENAI ATURAN PEGADAIAN DI ZAMAN BELANDA
.
Ivan Taniputera
31 Januari 2015
.



Judul: Pandhuis-Regie (Rumah Gadai)
Merupakan serial Handleiding Ten Dienste van de Inlandsche Bestuurambtenaren op Java en Madoera (Petunjuk Dalam Bertugas Bagi para Pegawai Negeri di Jawa dan Madura).
Penerbit: N. V. Uitoevers-Maatschappij  "Papyrus," 1919.
Jumlah halaman: 61
Bahasa: Indonesia dan Belanda.

Buku ini membahas mengenai aturan pegadaian di Zaman Belanda. Sebagai contoh, terdapat aturan sebagai berikut:

(1) Di tanah Djawa dan Madoera ja'itoe didalam daerah atau bagiannja, jang akan ditentoekan oleh Toewan Besar Goebernoer-Djenderal, moelai dengan karesidenan Banten, Betawi, dan Prijangan, dengan waktoe jang ditetapkan oleh Toewan besar, maka moelai oesaha roemah-gadai dipegang oleh Goebernemen sendiri...."

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.









Berminat kopi silakan hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Selasa, 27 Januari 2015

BUKU TENTANG SELUK BELUK AGAMA TIONGHOA

BUKU TENTANG SELUK BELUK AGAMA TIONGHOA
.

Ivan Taniputera
27 Januari 2015
.



Judul: Agama Tionghoa.
Terdapat keterangan:
"Menerangken maksoed dan atsal-oetsoelnja hari raja, pamoedja'an pada machloek-machloek soetji, adat kabiasa'an dan traditie jang berhoeboeng dengen kapertjaja'an Tionghoa, dengen dibanding sama kapertjaja'an dan adat kabiasa'an dari laen-laen bangsa dan agama."

Penulis: Kwee Tek Hoaij (1886-1951)
Penerbit: Drukkerij "Moestika" Tjitjoeroeg, 1937
Jumlah halaman: 118

Buku ini membahas berbagai aspek mengenai keyakinan beserta tradisi yang dianut oleh bangsa Tionghoa. Pada halaman 1 terdapat pengantar sebagai berikut: " Jang dinamaken "Agama Tionghoa" ada termasoek tiga agama jang pada djeman Tjhingtiauw telah diakkoe sah sabagi Agama Negri oleh pamarentah di Tiongkok, jaitoe Khong Kauw, (Confucianisme) Hoed Kauw (Buddhisme) dan Too Kauw (Taoisme). Sabetoelnja kapertjaja'an orang Tionghoa kabanjakan ada ratjikan atawa gaboengan dari itoe tiga matjem agama, hingga tiada banjak terdapet Confucianists, Buddhists atawa Taoists jang tjoemah pegang satoe agama sadja..."

Selanjutnya terdapat penjelasa lagi:

"Di Java, lantaran pada tempo doeloe ampir samoea orang Tionghoa beristri dengen prampoean priboemi itoe kapertjaja'an tjampeor adoek dari Tiongkok (Hokkian) telah bertambah lagi dengen kapertjaja'an orang priboemi, jaitoe Djawa atawa Soenda, sedeng di Batavia, jang di djaman doeloe ada djadi poesatnja perdagangan boedak, ................."


Pada halaman 2 terdapat penjelasan tentang perayaan tahun baru Tionghoa:

"Kaloe orang Tionghoa, di harian Taon Baroe Tjiagwee Tje-it, bertemoe dengan sobat-sobat jang sama pantaran, iaorang biasa oetjapken "Hoo Sin Tjoen" atau "Sin Tjoen Kiong Hie," jang dianggep sebagi mengoetjap "Slamet taon baroe," atawa "Bergirang boeat kadatengannja taon baroe."
Tapi itoe perkata'an "Sin Tjoen" sabetoelnja boekan dimaksoedkan "Taon Baroe," hanja Moesim Semi jang baroe..."

Berikut ini adalah daftar isinya:











Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:






Berminat kopi silakan hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

BUKU NOVEL MELAYU TIONGHOA MENGENAI SEORANG IBU YANG TERLALU MEMENTINGKAN UANG

BUKU NOVEL MELAYU TIONGHOA MENGENAI SEORANG IBU YANG TERLALU MEMENTINGKAN UANG
.
Ivan Taniputera
26 Januari 2015
.



Judul: Pengaroehnja Oeang Atawa Iboe Jang Terkoetoek: Satoe Tjerita Jang Bener Telah Kedjadian di Batavia.
Penulis: Korban
Penerbit: Boek en Handelsdrukkerij Ang Sioe Tjing, Soerabaia, 1922
Jumlah halaman: 134

Buku ini mengisahkan seorang gadis Tionghoa dan ibunya yang hidup miskin. Karena ibunya yang terlalu mementingkan uang, maka pernikahan puterinya selalu gagal. Kisah ini dibuka sebagai berikut:

"Tjerita diloearan

Sedeng boeroeng-boeroeng tinggalken sarang, di itoe waktoe kampoeng Kaliwasa Tangkit ada bererot orang-orang Boemipoetra dengen pikoelan krandjang maoe pergi ke Pasar Pagi.
Ini orang-orang ada toekang roedjak, toekang soto dan laen-lane pertoekangan jang belandja ke pasar boeat dagangannja. Marika berdjalan sembari tiada oetjapken sepata-kata, seperti djoega membantoe kasepian pagi. Sala satoe diantaranja dengen soeara berbisik pada temennja telah oendjoek ke satoe roemah goebok jang ada toemboe poehoen boea nona.
"Siman apa kau taoe, siapa jang tinggal di itoe roemah?" menanja itoe orang Boemipoetra pada temennja jang ternjata bernama Siman. "Orang jang tinggal disitoe tjoema berdoea'an sadja, jaitoe satoe njonja Tionghoa soedah setengah toea bersama anak prempoeannja jang baroe beroemoer lima belas taon. Itoe njonja orang sering seboet njonja Hoat, sedeng anaknja sering orang panggil nona Kang...."

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:






Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.