Jumat, 22 Agustus 2014

BUKU RAMALAN KLASIK TIONGKOK YANG LUAR BIASA "KACA KELAHIRAN" BERDASARKAN BULAN KELAHIRAN IMLEK

BUKU RAMALAN KLASIK TIONGKOK  YANG LUAR BIASA "KACA KELAHIRAN" BERDASARKAN BULAN KELAHIRAN IMLEK

Ivan Taniputera
21 Agustus 2014




Judul: Katja Kelahiran: Menerangken Gaibnja Boelan Imlik Jang Ada Berhoeboeng dengen Nasib Menoeroet Ilmoe Siang Mia
Penulis: Tjoekatboehouw
Penerbit: Peroesahaan Penerbitan Liang Siem, Djogjakarta, tanpa tahun terbit, tapi masih menggunakan ejaan van Ophuysen.
Jumlah halaman: 16

Ini adalah ramalan berdasarkan bulan dan jam kelahiran. Tentu saja yang dipakai adalah bulan Imlek. Oleh karenanya, kita harus mengetahui bulan kelahiran Imlek terlebih dahulu. Lalu melihat pada tabel, dengan contoh sebagai berikut:



Sebagai contoh, kita lahir pada bulan 5 Imlek (Gogwee), jam 5 sore, maka pada tabel di atas kita perlu melihat angka 3 di bagian penjelasannya.

Berikut ini adalah contoh halaman penjelasannya.



Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Senin, 18 Agustus 2014

BUKU RAMALAN PETANGAN DEWI PERUNTUNGAN YANG UNIK DAN LUAR BIASA-SANGAT COCOK BAGI MUDA-MUDI

BUKU RAMALAN PETANGAN DEWI PERUNTUNGAN YANG UNIK DAN LUAR BIASA-SANGAT COCOK BAGI MUDA-MUDI

Ivan Taniputera
16 Agustus 2014




Judul: Dewi Peruntungan (Ilmu Nudjum) Berasal dari Mesir-disusun terutama untuk para pemuda-pemudi
Penulis: Abdulhadi
Penerbit: Keng, Semarang, 1954
Jumlah halaman: 47

Buku ini berisikan metoda ramalan yang unik dan luar biasa. Pertama-tama kita memilih salah satu di antara 30 pertanyaan dari daftar berikut ini:




Misalkan saya memilih pertanyaan nomor 2: "Dapatkah tjita2 saja tertjapai?"

Kemudian tuliskan empat kata sekehendak hati Anda.

Misalnya adalah: Sate Ayam Enak Sekali. Selanjutnya hitung jumlah hurufnya

Kata "sate" terdiri dari empat huruf, berarti genap, tuliskan angka 2.
Kata "ayam" terdiri dari empat huruf, berarti genap, tuliskan angka 2.
Kata "enak" terdiri dari empat huruf, berarti genap, tuliskan angka 2.
Kata "sekali" terdiri dari enam huruf, berarti genap tuliskan angka 2.

Catatan: Jika hurufnya ganjil kita tuliskan angka 1.

Berarti kita membuka daftar jawaban bagi pertanyaan nomor 2, dan mencari jawaban 2222.

Ternyata jawabnya adalah:

"Ja, setelah menempuh banjak rintangan."

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:





Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Kamis, 14 Agustus 2014

KITAB DJATIMOERTI-PELAJARAN YANG LUAR BIASA TENTANG KEBATINAN

KITAB DJATIMOERTI-PELAJARAN YANG LUAR BIASA TENTANG KEBATINAN


Ivan Taniputera
14 Agustus 2014




Judul: Kitab Djatimoerti: Pada Menjatakan Keada'an Sedjati Dan Oekoeran Jang Keampat (Vierde Dimensie)
Tersalin dari bahasa Djawa kedalam bahasa Melajoe.
Penerbit: Boekhandel Tan Khoen Swie, Kediri, 1934
Jumlah halaman: 54

Buku ini memuat berbagai hal mengenai kebatinan.

Berikut ini adalah kutipan dari halaman 3:

"Bahwasenja, sesoewatoe jang ada, boleh kita pertjajai akan adanja dengan sebenarnja, lamoen ia selamanja ada: beloem pernah tiada ada dan.... kelak ta'akan tiada ada.
Sebaliknja: sesoewatoe jang ada, djika soedah pernah tida ada dan kelak akan tida ada, maka keadaan jang demikian itoe boekan keadaan jang sesoenggoehnja ada;  pada hakekatnja tiadalah dia itoe.

Misalnja jaitoe: seorang anak, seekor kambing, seboewah djamboe, sebatang pohon, njala api dan sebagainja... semoe itoe tida selamanja ada, hanja sekedar pada soeatoe masa sadja dan kemoedian tida ada lagi. Oleh hal jang demikian, bagaimanatah kita boleh katakan akan dia ada dengan sebenarnja, halnja seperti gelombang di laoet sadja...."

Pada halaman 23 dapat kita baca:

"Oempama: seorang manoesia amat besar nafsoenja amarah, maka moedahlah ia termasoek kedalam 'alam nafsoe amarah (berbadan amarah) dan tahoemengatahoei dengan machloek2 dalam alam nafsoe amarah......"

Pada halaman 24 dapat kita baca:

"Keadaan sedjati ialah keadaan kita jang sebenar-benarnja."

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:





Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Rabu, 13 Agustus 2014

BUKU TENTANG CARA MENGHITUNG DENGAN SEMPOA

BUKU TENTANG CARA MENGHITUNG DENGAN SEMPOA

Ivan Taniputera
14 Agustus 2014




Judul: Petundjuk Berhitung Dengan Sempoa, Untuk Sekolah, Perusahaan2, Beladjar Sendiri
Penulis: St. Radjo Api
Penerbit: C.V. Eleonora, Pajakumbuh, 1963
Jumlah halaman: 73

Pada halaman 3 terdapat uraian yang menarik:

MENGENAL SEMPOA

Perkataan ini berasal dari perkataan Tionghoa (suku Hokkia) "swie poa": swie artinja menghitung dan poa artinja piring. Djadi semopoa tersebut dapatlah dipakai untuk berhitung, menambah, mengurang, mengali (memperbanjakkan) dan membagi, berhitung dengan bilangan angka2, bukan aldjabar, jang bilangannja juga terdiri dari huruf2.

Bagaimana ketjepatan berhitung dengan sempoa itu, selain dari pada pengakuan sendiri nanti setelah tahu menggunakannja, dapatlah saudara banjangkan dalam tjerita dibawah ini:

Ketika penjusun mengadjar pada sekolah H.I.S di Sintang (Kalimantan Barat), jang muridnja banjak djuga anak2 Tionghoa, saja suruhlah seorang anak (masuk terpandai) bangsa Indonesia dan seorang anak Tionghoa, bersitjepat mentjari soal2 hitungan jang pendapatannja telah saja tjari lebih dahulu. Buktinja mengagumkan saja benar. Simurid jang memakai pinsil dan kertas masih menggores2, lawannya sipemakai sempoa telah lama siap dengan pendapatannnya.........! Sesuai dengan pendapatan saja sendiri. Kalau ketjepatan ini saja perbandingkan sebagai 1 dan 5, saudara akan mengatakan: aaah terlalu, tak masuk diakal. Tapi demikianlah kenjataannja, bahkan perbandingan itu saja rasa masih kurang....."

Sebuah misal: Ketika kedua anak tersebut harus mendjumlahkan beberapa buah bilangan terdiri dari tiga sampai lima angka, maka waktu sipemakai pinsil kertas baru siap dengan menuliskan bilangan terachir (jang didiktekan), sipemakai sempoa telah siap....... dengan pendapatannja, dan....... pendapatannja betul pula. Tjobakanlah nanti!.

Kekaguman inilah jang mendorong penjusun kitab ini mempeladjari kepandaian tersebut sebagia ilmu pengetahuan.
Tapi djangan lupa:

KEAHLIAN HANJA DAPAT DIPEROLEH DENGAN BANJAK MEMPERGUNAKAN SEMPOA, BUKAN HANJA KARENA MENGETAHUI SADJA.

Berikut ini adalah daftar isinya:


'

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:





Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

BUKU PERHITUNGAN JAM BAIK DAN BURUK BERDASARKAN ASTROLOGI YANG LUAR BIASA

BUKU PERHITUNGAN JAM BAIK DAN BURUK BERDASARKAN ASTROLOGI YANG LUAR BIASA

Ivan Taniputera
14 Agustus 2014




Judul : Boekoe Resianja Djam: Oentoek Mentjari Keslametan Dalem Segala Kelakoean
Penulis dan penerbit: Astrologische Bureau "Aquarius," Semarang, tidak tercantum angka tahun, tetapi masih menggunakan ejaan van Ophuysen
Jumlah halaman: 38

Buku membahas mengenai pemilihan jam baik dan buruk berdasarkan astrologi. Menurut buku ini, masing-masing jam dalam hari-hari tertentu dikuasai oleh planet-planet, yakni:

  • Matahari
  • Bulan
  • Mars
  • Merkurius
  • Yupiter
  • Venus
  • Saturnus.
Selanjutnya, masing-masing jam pada hari-hari tersebut juga dikuasai oleh planet-planet. Data mengenai planet-planet yang menguasai masing-masing jam tersebut dituangkan dalam tabel yang mudah dipahami:


Berdasarkan tabel di atas nampak jelas, bahwa sebagai contoh, hari Sabtu jam 12 malam sampai 1 pagi dikuasai oleh Saturnus, jam berikutnya (1 pagi hingga 2 pagi) dikuasai oleh Yupiter, dan seterusnya.

Selanjutnya dijelaskan mengenai makna masing-masing bintang tersebut. Masih banyak hal-hal menarik lainnya, seperti makna angka dikaitkan dengan planet-planet. Berikut ini adalah daftar isinya.


Berikut ini adalah contoh salah satu halamannya.


Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Sabtu, 09 Agustus 2014

MAJALAH GEMA OEI TIONG HAM CONCERN (OTHC), NOMOR 14, TAHUN KE V, OCTOBER 1955

MAJALAH GEMA OEI TIONG HAM CONCERN (OTHC), NOMOR 14, TAHUN KE V, OCTOBER 1955

Ivan Taniputera
10 Agustus 2014




 
Judul : Majalah Gema Oey Tiong Ham Concern (OTHC), nomor 14, tahun ke V, October 1955
Jumlah halaman: 32

Berikut ini adalah daftar isinya:



Isi majalah ini antara lain adalah nasihat-nasihat berharga mengenai kesabaran:

"1) Seorang Pak-tani, jang bersanubari pak tani tulen, djika berhadapan dengan ladang jang "katjau-balau", tidak "mendongkol" atau berasa "tak dapat berbuat suatu apa". Sebaliknja ia akan segera gulung lengan badjunja dan lantas terdjun di ladang itu untuk BEKERDJA. Hatinja pertjaja bahwa hanja dengan tjurahkan keringat (dan bukan "mendongkol" atau "sedih hati") dapat manusia mentjapai hasil-hasil jang diinginkan...." (halaman 4).

Lalu terdapat ajaran filsafat lebih tinggi mengenai Avidya (halaman 7). Terdapat kutipan dari Upanishad:

"Dalam gelap-gulita menudjulah mereka
Jang menghargai keadaan tidak tahu
Dalam lebih gelap-gulita lagi, menudjulah mereka
Jang merasa gembira didalam keadaan tahu".

Terdapat penjelasan:

"Avidya" adalah kata Sanskrita dan artinja kebodohan; kegelapan, keadaan tidak tahu (bhs Belanda: onwetendheid; bhs. Inggris: Ignorance)..."


Juga terdapat pula cerpen dan puisi menarik, baik dalam bahasa Indonesia, Inggris, maupun Belanda.

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:





Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Kamis, 07 Agustus 2014

MAJALAH GEMA OEY TIONG HAM CONCERN (OTHC), NOMOR 13, TAHUN KE V, JULI 1955

MAJALAH GEMA OEY TIONG HAM CONCERN (OTHC), NOMOR 13, TAHUN KE V, JULI 1955

Ivan Taniputera
7 Agustus 2014




Judul : Majalah Gema Oey Tiong Ham Concern (OTHC), nomor 13, tahun ke V, Juli, 1955
Jumlah halaman: 27

Berikut ini adalah daftar isinya:



Di dalamnya antara lain memuat cerita pendek menarik berjudul "Salah Wesel."

"Raden Santoso merasa puas dengan penghidupan. hari ini mukanja berseri-seri. Dari modal 4 nuli sudah mendjadi 5 nul. Sebagai importir nasional Santoso telah mendapat kepertjajaan dari Pemerintah maupun dari kalangan dagang. Santoso sudah hidup dengan isterinja djangkep satu tahun. Hari ini adalah hari ulang tahun perkawinannja jang selamanja penuh dengan kasih sajang dan madu.
Raden Aju Siti Sulastri, anaknja salah satu bangsawan Solo, mempunjai paras elok dan budi pekerti halus. Perkawinan diantara Siti dan Santoso telah didasarkan atas tjinta sama tjinta, hingga dalam penghidupan sebagia suami isteri sepandjang satu tahun belum satu kali bertjektjok...." (halaman 15).

Lalu terdapat pula Anggaran Dasar Jajasan Darmasiswa Kian Gwan (Stichting Studiefonds Kian Gwan):

"Pasal 1
Jajasan ini bernama "Jajasan Darmasiswa Kian Gwan dan berkedudukan di Semarang.

Pasal 2
Jajasan ini didirikan untuk waktu tak tertentu.

Pasal 3
Jajasan ini bermaksud untuk membantu mempertambah djumlah para academics jang kini masih sangat kurang di Indonesia...." (halaman 25)

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:






Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

MAJALAH GEMA OEY TIONG HAM CONCERN NOMOR 8, TAHUN II, AGUSTUS 1952

MAJALAH GEMA OEY TIONG HAM CONCERN NOMOR 8, TAHUN II, AGUSTUS 1952


Ivan Taniputera
7 Agustus 2014




Judul: Majalalah Gema Oey Tiong Ham Concern (OTHC) nomor 8, tahun II, Agustus 1952
Jumlah halaman: 36.

Berikut ini adalah daftar isinya:




Majalah ini berisikan berbagai hal menarik antara lain kenang-kenangan perjalanan ke Surabaya dan Malang. Kita dapat mengetahui bagaimana perjalanan wisata di masa itu.

"Tg. 21 Djuni 1952.
Stasion TAWANG djam 5.30 pagi: hibuk sibuk diantara para excursisten jang dengan wadjah berseri-seri penuh pengharepan siap sedia untuk berangkat ke Surabaja; mas BAGONG dengen sweater hitam sembari kempit mapnja, kelihatan repot mondar-mandir dengan dibantu oleh engkoh HWAT TJING alias "our little man from Archive Department", sedang mengatur "embarkement" segenap pengikut dalam wagon istimewa jang akan membawak kita ke Surabaja. Waah, animo kali ini memang heibat, sampepun beberapa engso's jang dalam trip2 j.l., OPOR belum pernah nampak, kali ini ikut memperbesar rombongan kita. Dari djumlah para pengikut, hampir separo ada terdiri dari wanita. "Hura, hiduplah semangat ber-excursie!!"..." (halaman 22)

Terdapat pula artikel dalam bahasa Belanda mengenai riwayat yogi terkemuka, Paramhansa Yogananda. Juga terdapat iklan-iklan zaman dahulu.

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:






Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Sabtu, 26 Juli 2014

Bundel Majalah Penerangan: Majalah Kebatinan Peranakan Tionghoa

BUNDEL MAJALAH PENERANGAN: MAJALAH KEBATINAN PERANAKAN TIONGHOA

Ivan Taniputera
26 Juli 2014




Ini merupakan bundel majalah Penerangan, yakni majalah kebatinan yang dikelola Peranakan Tionghoa. Adapun yang terdapat dalam bundel ini adalah:

1. Majalah Penerangan Taon ka III, 1 Februari 1938, no.12, 26 halaman.
2. Majalah Penerangan Taon ka III, 1 Maart 1938, no.13, 26 halaman.
3. Majalah Penerangan Taon ka III, 1April 1938, no 14, 26 halaman.
4. Majalah Penerangan Taon ka III, 1 Mei 1938, no 15, 26 halaman.
5. Majalah Penerangan Taon ka III, 1 Juni 1938, no 16, 26 halaman.
6. Majalah Penerangan Taon ka III, 1 Juli 1938, no. 17, 26 halaman.
7. Majalah Penerangan Taon ka III, 1 Augustus 1938, no. 18, 26 halaman.
8. Majalah Penerangan Taon ka III, 1 September 1938, no. 19, 26 halaman.
9. Majalah Penerangan Taon ka III, 1 October 1938, no. 20, 26 halaman.
10. Majalah Penerangan Taon ka III, 1 November 1938, no 21, 26 halaman.
11. Majalah Penerangan Taon ka III, 1 December 1938, no 22, 26 halaman.
12. Majalah Penerangan Taon ka III, 25 December 1938, no. 23, 26 halaman.
13. Majalah Penerangan Taon ka IV, 1 Februari 1939, no 24, 26 halaman.
14. Majalah Penerangan Taon ka IV, 1 Maart 1939, no 25, 26 halaman.
15. Majalah Penerangan Taon ka IV, 1 April 1939, no 26, 26 halaman.
16. Majalah Penerangan Taon ka IV, 1 Mei 1939, no.27, 26 halaman.
17. Majalah Penerangan Taon ka IV, 1 Juni 1939, no. 28, 26 halaman.
18. Majalah Penerangan Taon ka IV, 1 Juli 1939, no. 29, 26 halaman.
19. Majalah Penerangan Taon ka IV, 1 Augustus 1939, no. 30, 26 halaman.
20. Majalah Penerangan Taon ka IV, 1 September 1939, no. 31, 26 halaman.
21. Majalah Penerangan Taon ka IV, 1 October 1939, no. 32, 26 halaman.
22. Majalah Penerangan Taon ka IV, 1 November 1939, n0. 33, 26 halaman.
23. Majalah Penerangan Taon ka IV, 1 December 1939, no. 34, 26 halaman.

Dengan demikian dalam bundel ini kurang lebih terdapat 598  halaman.

Isinya mencakup berbagai topik seperti ajaran berbagai agama, kebatinan, theosofie, dan bahkan pelajaran astrologi.

Majalah ini juga mengadakan pertemuan pembelajaran berbagai agama dan kepercayaan, yakni:

Saben Djoemahat ka 1 (dari tiap-tiap boelan) Kristen.
Saben Djoemahat ka 1 (dari tiap-tiap boelan) Theosfofie
Saben Djoemahat ka 1 (dari tiap-tiap boelan) Sam Kauw
Saben Djoemahat ka 4 (dari tiap-tiap boelan) Kawroeh Begdjo.

Moelai djam 8.30 sampe djam 11 malem.

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:







Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Kamis, 10 Juli 2014

BUKU TENTANG LAPORAN PERJALANAN KWEE KEK BENG KE CHINA TAHUN 1950-AN

BUKU TENTANG LAPORAN PERJALANAN KWEE KEK BENG KE CHINA TAHUN 1950-AN

Ivan Taniputera
10 Juli 2014




Judul: Bevrijd China
Penulis: Kwee Kek Beng
Penerbit: Kuo, Djakarta, 1954
Jumlah halaman: 98
Bahasa: Belanda

Buku ini meriwayatkan kunjungan Kwee Kek Beng ke China pada tahun 1950-an guna menyaksikan kemajuan-kemajuan di China saat itu. Berikut ini adalah daftar isinya.


Sebagai contoh pada halaman 11 disebutkan:

"Sedert 1908, toen de Manchus nog over China regeerden, sprak men over de aanleeg van een spoorweg in de provincie Szechuan, doch het bleef bij woorden ook toen de Kuomintang de Manchu heerschappij vervig.
Op 1 October 1949 werd de Chinese Volksrepubliek te Peking geproclameerd en 9 maanden later werd op 15 Juni 1950 aan de spoorweg Chengtu-Chungking begonnen en op 1 Juli 1952 was de hele spoorweg van 505 kilometer klaar....."

Terjemahan:

"Semenjak tahun 1908, yakni sewaktu bangsa Manchu masih memerintah China, orang membicarakan pembangunan jalan kereta api di provinsi Szechuan, kendati demkian hal itu juga masih tinggal kata-kata semata di masa pemerintahan Kuomintan yang menumbangkan pemerintahan Manchu.
Pada tanggal 1 Oktober 1949, Republik Rakyat China diproklamasikan di Peking dan 9 bulan kemudian, yakni tanggal 15 Juni 1950 diawali pembangunan jalan kereta api Chengtu-Chungking, dan keseluruhan jalan kereta api sepanjang 505 kilometer selesai dibangun pada tanggal 1 Juli 1952.................."

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:




Bagi yang memerlukan foto kopinya segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.