Kamis, 10 Juli 2014

BUKU TENTANG LAPORAN PERJALANAN KWEE KEK BENG KE CHINA TAHUN 1950-AN

BUKU TENTANG LAPORAN PERJALANAN KWEE KEK BENG KE CHINA TAHUN 1950-AN

Ivan Taniputera
10 Juli 2014




Judul: Bevrijd China
Penulis: Kwee Kek Beng
Penerbit: Kuo, Djakarta, 1954
Jumlah halaman: 98
Bahasa: Belanda

Buku ini meriwayatkan kunjungan Kwee Kek Beng ke China pada tahun 1950-an guna menyaksikan kemajuan-kemajuan di China saat itu. Berikut ini adalah daftar isinya.


Sebagai contoh pada halaman 11 disebutkan:

"Sedert 1908, toen de Manchus nog over China regeerden, sprak men over de aanleeg van een spoorweg in de provincie Szechuan, doch het bleef bij woorden ook toen de Kuomintang de Manchu heerschappij vervig.
Op 1 October 1949 werd de Chinese Volksrepubliek te Peking geproclameerd en 9 maanden later werd op 15 Juni 1950 aan de spoorweg Chengtu-Chungking begonnen en op 1 Juli 1952 was de hele spoorweg van 505 kilometer klaar....."

Terjemahan:

"Semenjak tahun 1908, yakni sewaktu bangsa Manchu masih memerintah China, orang membicarakan pembangunan jalan kereta api di provinsi Szechuan, kendati demkian hal itu juga masih tinggal kata-kata semata di masa pemerintahan Kuomintan yang menumbangkan pemerintahan Manchu.
Pada tanggal 1 Oktober 1949, Republik Rakyat China diproklamasikan di Peking dan 9 bulan kemudian, yakni tanggal 15 Juni 1950 diawali pembangunan jalan kereta api Chengtu-Chungking, dan keseluruhan jalan kereta api sepanjang 505 kilometer selesai dibangun pada tanggal 1 Juli 1952.................."

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:




Bagi yang memerlukan foto kopinya segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Rabu, 02 Juli 2014

BUKU JADUL TENTANG KEHIDUPAN MASA LAMPAU DI HINDIA BELANDA

BUKU JADUL TENTANG KEHIDUPAN MASA LAMPAU DI HINDIA BELANDA

Ivan Taniputera
3 Juli 2014




Judul: Ons Huis in Indie
Penulis: Mevrouw J.M.J. Catenius der Meijden
Penerbit: N.V. Boekhandel en Drukkerij Masman & Stronk, Semarang, 1908
Jumlah halaman: 329
Bahasa: Belanda

Buku ini membahas berbagai aspek kehidupan di Hindia Belanda atau Indonesia di masa lampau, seperti gaya berpakaian, bangunan, bahan bangunan, mata uang, dan lain sebagainya. Berikut ini adalah daftar isinya:




Sebagai contoh pada halaman 195 diterakan mengenai uang logam dan tabel kurs mata uang yang berlaku di Hindia Belanda, dimana pada saat itu beredar uang logam emas senilai 10 gulden, mata uang perak senilau 2 1/2, 1, dan 1/2 gulden. Lalu masih ada lagi uang logam tembaga.

Ada pun kursnya antar lain:

"1 Franc................................................. = f 0,48
1 Lire..................................................... = f 0,48
1 Mark................................................... = f 0,59
1 Shilling................................................ = f 0,60
1 Dollar (A. G)........................................ = f 2,50
1 Dollar (Singapore)................................  = f 1,25
1 Yen (Japan)........................................ = f 1,35
1 Florijn................................................. = f 1,05
1 Kroon................................................. = f 0,50
1 Mille reiss............................................. = f 2,70
1 Pond sterling....................................... = f 12,-"

Selain itu terdapat pula denah rumah di zaman itu, sebagai contoh adalah sebuah rumah di Semarang yang diarsiteki oleh Arch D. W. Hinse.

Buku ini menguraikan pula mengenai bahan bangunan yang umum dipergunakan di Hindia (halaman 24):

"Indie is rijker aan bouwmaterialien dan Hollan, dan Europa. ..."

Terjemahan:

"Hindia adalah lebih kaya dalam hal bahan bangunan dibandingkan Negeri Belanda serta Eropa...."

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.


Ini tentang pakaian di zaman Hindia Belanda:



Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Senin, 30 Juni 2014

BUKU TENTANG SEJARAH DAN SELUK BELUK PENCAK SILAT DI INDONESIA DAN CHINA

BUKU TENTANG SEJARAH DAN SELUK BELUK PENCAK SILAT DI INDONESIA DAN CHINA

Ivan Taniputera
30 Juni 2014




Judul: Pentjak Silat Diteropong Dari Sudut Kebangsaan Indonesia
Penulis: Moh. Djoemali (Kepala Seksi Pentjak/Silat Bagkes Djokb)
Penerbit: Seksi Pentjak/Silat Bagkes Djakb Kem PP dan K, Djogjakarta, 1959
Jumlah halaman: 108

Buku ini menguraikan seluk beluk dan sejarah pencak silat di Indonesia dan juga China. Berikut ini adalah daftar isinya.


Sambungan daftar isinya adalah sebagai berikut:

c. Di Chanchun........................................................ 42
d. Di Haarbin............................................................43
e. Di Shanghai..........................................................43
f. Di Hongkong.........................................................45
Kesimpulan chusus II................................................. 46
g. Halaman bergambar Pentjak Tionghoa..................47-51

4.Bab III
Lampiran 1. Udjian penghabisan SMA/ A Negeri tahun 1959.....52
Lampiran 2. Prof. Dr. Sardjito Presiden U.G.M.........................56
Lampiran 3. Dr. Ki Hadjar Dewantoro.....................................58
Lampiran 4. Manifesto Politik R.I. dari Kedaulatan Rakjat...........59
Lampiran 5. Undang-Undang Dasar Negara tahun 1945............60
Lampiran 6a. Instruksi Penguasa Perang Pusat........................61
Lampiran 6b. Rentjana Pendidikan Djasmani S.R s/d S.L.A.........64
Lambiran 7. Pendapat Dinas Pendidikan Djasmani Angkatan Darat ...66

5.Bab IV. Lembaran Bergambar Pentjak seluruh Indonesia........69-106
6.Kesimpulan Umum..........................................................107
7.Kata Penutup................................................................108

Pada halaman 10 terdapat kutipan sebagai berikut:

x) Pentjak: adalah gerak seorang-bela jang berupa tari dan berirama dengan peraturan (adat kesopanan jang tertentu), dan biasa untuk pertundjukan umum.

x) Silat: adalah inti-sari dari Pentjak untuk berkelahi membela diri mati-matian (bunuh-membunun) dan tak dapat buat pertundjukan umum.

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.



Berminat foto kopi silakan hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Minggu, 29 Juni 2014

BUKU RAMALAN UNIK DAN LUAR BIASA YAK KING SIAN THIAN IK SO

BUKU RAMALAN UNIK DAN LUAR BIASA YAK KING SIAN THIAN IK SO 

Ivan Taniputera
30 Juni 2014




Judul: Boekoe Petangan Yak King Sian Thian Ik So
Penulis: Keizer Hok Hie Koen
Pencetak dan penerbit: N.V. Handels Mij. & Drukkerij voor heen Kwee Khay Khee, Malang, 1923
Jumlah halaman: 128

Ini merupakan buku metoda ramalan yang hasilnya berupa syair bernomor terdiri dari tiga digit angka. Adapun angkanya dari 1 hingga 8. Oleh karenanya, syair awal bernomor 111, dilanjutkan dengan 112, 113, 114, 115, 116, 117, 118, 121, 122, 123, dan seterusnya. Saya telah memudahkan metodanya dengan menggunakan kartu remi berangka 1 hingga 8 seperti di bawah ini:


Kita mengocok kartu tersebut tiga kali dengan pengembalian sambil membayangkan pertanyaannya. Pengocokan pertama untuk mendapatkan angka pertama. Pengocokan kedua untuk mendapatkan angka kedua. Pengocokan ketiga untuk mendapatkan angka ketiga. Misalkan Anda mendapatkan angka 8, 8, dan 2, maka carilah jawaban nomor 882.

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:



Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Sabtu, 28 Juni 2014

BUKU JADUL UNIK TENTANG CARA MENCARI UANG, RAMAL WAJAH, OBAT AWET MUDA, OBAT TAHAN LAPAR, DAN KEHIDUPAN BEBAS DI SURABAYA

BUKU JADUL UNIK TENTANG CARA MENCARI UANG, RAMAL WAJAH, OBAT AWET MUDA, OBAT TAHAN LAPAR, DAN KEHIDUPAN BEBAS DI SURABAYA


Ivan Taniputera
29 Juni 2013




Judul: Obor Mudjidjad atau Asmara Ragam,
Terdapat keterangan di sampul:
"Buku Pengetahuan Hal Akal Rahasia Mentjari Uang (Dengan Tjeritera "Serupiah Mendjadi Kaja"). Rupa2 Keterangan Hal Pengetahuan Kuno Jang Berdasar Dengan Mystiek dan Ketachajulan, Berikut Penuturan "Tjoraknja Surabaja Diwaku Malam" Jang Ditulis Setjara Sopan, Dan Tidak Melanggar Kesusilaan."
Penulis: Elelha
Penerbit: Tjoba Usaha, Surabaja, 1957
Jumlah halaman: 64

Buku ini merupakan buku yang unik karena isinya merupakan campuran beraneka ragam topik.  Sebagai contoh di halaman 3, terdapat tulisan berjudul "Akal Rahasia Mentjari Uang":

"Apakah benar bahwa orang bisa mentjari uang dengan tidak usah memakai modal setengah sen? Inilah ada merupakan satu tanda tanja jang tidak mudah akan dapat didjawab dengan tepat.
Sebab buat orang2 bodoh jang pikirannja singkat, tentu mereka anggap dengan "mentjuri" atau "menipu" adalah djalan2 jang terutama untuk orang2 mendapatkan keuntungan duang dengan gampang dan tidak usah memakai modal.
Tetapi pikiran2 jang sedemikian rendahnja harus disingkirkan djauh2 dari kita punja lahir dan bathin, apabila kita merasa bahwa diri kita ada satu kesatria atau Gentleman terhormat jang berderadjat tinggi....."

Lalu pada halaman 7 terdapat kisah "Dengan Serupiah Mendjadi Kaja":

"Empat baris perkataan jang terdengarnja sangat hebat. Hal, ini ternjata dari riwajat hidupnja seorang muda jang bersemangat dan radjin. Tjontoh diatas tjontoh, tauladan diatas tauladan. Kita namakan sadja bahwa dia itu "Si Radjin..."

Selanjutnya di halaman 12 terdapat artikel "Melihat Perdjodohan Dilihat Dari Wadjah Mukanja D.L.L.":

"Pudjangga2 dan orang2 pandai pada djaman dahulu banjak pengalaman dan suka menjaksikan tentang tampang mukanja orang, bahwa dengan melihat tjorak mukanja sadja, mareka sudah dapat mengetahui tabeat dan sifat2 kesukaannja orang itu dalam hidupnja. Sebab barang apa sadja yang tidak ditambah untuk.....

Seorang laki2 jang matanja besar sehingga seperti matanja kodok, dan sinar matanja seperti sinar matahari. Kebanjakan meskipun sudah mempunjai isteri dan anak, tetapi masih suka dengan lain2 wanita tjantik. Dari muda sehingga tua hidupnja selalu romantis, dojan berdjudi atau spekulasi......"

Lalu terdapat artikel-artikel mengenai ramalan seperti:
  • Melihat nasib orang dari tidurnja (halaman 19)
  • Tjotjoki djodoh menurut kalender Djawa (halaman 20)
  • Tjotjoki djodoh menurut penanggalan Masehi (halaman 23)
  • Tjotjoki djodoh menurut penanggalam Tionghoa (halaman 25)

Terdapat pula artikel mengenai doa-doa, mislanya untuk mohon keselamatan dalam bepergian dan menyambung kembali cinta yang retak.

Lalu ada pula hal-hal mengenai percintaan seperti:
  • Tjinta Pemuda (halaman 31)
  • Hal Asmaranja Gadis Sekarang (halaman 35)
  • Pembatasan Kelahiran (halaman 42)
Berikutnya terdapat berbagai macam obat  dan kias yang unik-unik:
  • Obat Awet Muda (halaman 44)
  • Obat Tahan Lapar (hlaman 45)
  • Kias Supaja kekasih Merasa Rindu (halaman 46)
  • Melitjinkan Muka Bekas Tjatjar (halaman 47)
  • Primbon Kelahiran Anak (halaman 47)
  • Primbon Pernikahan (halaman 50), untuk mengetahui kejadian-kejadian apa setelah menikah.
  • Primbon Pernikahan Pengantin (halaman 53)

Kemudian salah satu yang menjadi keunikan buku ini adalah artikel berjudul "Tjoraknja Surabaja Diwaktu Malam" (halaman 54). Ternyata kehidupan bebas sudah berlangsung di zaman dahulu. Bahkan orang-orang  sudah menikah juga ada mengikuti kebiasaan hidup seperti itu:

"Kalau begitu, aku pun sangat girang, mijn lieveling," berkata Mevrouw Marmot sambil merangkul pada suaminja, "Aku djuga sebenarnja malam ini diadjak menonton bioskop dengan Njonja Dekail, darling. Sehabisnja menonton kita akan pergi makan2 dalam restaurant besar, untuk memenuhkan undangannja Meneer Zabelon, jang ingin sekali dapat berkenalan setjara persoon dengan aku."

Tetapi aku mersa aneh, seperti ada maksud apa2 jang tersembunji dibelakang dari itu perkenalan. Dia ingin berkenalan pada diriku, tetapi tidak ingin kenal kepala suamiku. Apakah artinja ini? Bukankah ini satu djebakan melulu untuk menangkap burung dari lain kurungan?" berkata Njonja Marmot sambil bersenjum..."

Dinasihatkan agar manusia selalu dapat menjaga diri agar tidak terjerumus pada hal-hal melanggar moralitas.

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:











Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Rabu, 25 Juni 2014

BUKU JADUL TENTANG INDUSTRI RUMAH TANGGA YANG BERMANFAAT

BUKU JADUL TENTANG INDUSTRI RUMAH TANGGA YANG BERMANFAAT

Ivan Taniputera
26 Juni 2014




Judul: Boekoe Recep-recep die atas manoesia poenja perkerdjaan boewat mentjariek pengidoepan die kolong doenia
Penulis: Ijap Goan Thaij
Penerbit: Thies & Umgrove, Soerabaia, 1901
Jumlah halaman: 102

Buku ini memuat berbagai resep untuk industri rumah tangga, seperti sirup, perasa, kembang api, kerupuk udang, dan lain sebagainya. Berikut ini adalah daftar isinya:



Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.






Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Minggu, 22 Juni 2014

BUKU RAMALAN PRIMBON NASIB UNIK UNTUK MERAMALKAN BERBAGAI HAL

BUKU RAMALAN PRIMBON NASIB UNIK UNTUK MERAMALKAN BERBAGAI HAL

Ivan Taniputera
23 Juni 2014




Judul: Primbon Nasib
Penulis: R. Tedjohadisumarto
Penerbit: Pustaka Adi, Solo, 1959
Jumlah halaman: 36

Buku ini memaparkan metoda meramal yang unik. Pertama-tama kita mencari pertanyaan kita berdasarkan daftar pertanyaan sebagai berikut:


Selanjutnya kita membuat lima baris coretan sekehendak hati, sebagai contoh:

| | | | | | | | | | | |

| | | | | | | | |

| | | | | | | | | | | | | | |

| | | | | | | |

| | | | | | | | | |

Selanjutnya kita mengelompokkannya dua-dua:

|-| |-| |-| |-| |-| |-|

|-| |-| |-| |-| |

|-| |-| |-| |-| |-| |-| |-| |

|-| |-| |-| |-|

|-| |-| |-| |-| |-|

Kita melihat jumlah sisanya yang paling belakang.

|-| |-| |-| |-| |-| |-| sisa 2

|-| |-| |-| |-| | sisa 1

|-| |-| |-| |-| |-| |-| |-| | sisa 1

|-| |-| |-| |-| sisa 2

|-| |-| |-| |-| |-| sisa 2

Jadi sisanya adalah 2-1-1-2-2. Selanjutnya kita membuka tabel yang tersedia guna mencari jawabannya:


Kemudian kita mencari jawabannya dalam buku sebagai contoh:


Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

BUKU PERINGATAN DAN SEJARAH 30 TAHUN PSSI (PERSATUAN SEPAK BOLA SELURUH INDONESIA)

BUKU PERINGATAN DAN SEJARAH 30 TAHUN PSSI (PERSATUAN SEPAK BOLA SELURUH INDONESIA)

Ivan Taniputera
23 Juni 2014




Judul : PSSI 30 Tahun 1930-1960
Jumlah halaman: 120

Buku ini berisikan sejarah PSSI, berbagai peraturan terkait, strategi dalam sepak bola, dan lain sebagainya. Berikut ini adalah daftar isinya.


Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.




Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Kamis, 19 Juni 2014

BUKU TENTANG TATANAN BARISAN PRAJURIT DI KRATON SURAKARTA HADININGRAT

BUKU TENTANG TATANAN BARISAN PRAJURIT DI KRATON SURAKARTA HADININGRAT

Ivan Taniputera
20 Juni 2014





Judul: Wewaton Barisan Prajurit Darat
Penulis: Sampeyan Dalem Ingkang Wicaksana Ingkang Sinuwun Kanjeng Susuhunan Pakubuwana ingkang kaping X ing Surakarta (Pakubuwana X)
Penerbit: Boedi Oetomo, Soerakarta, 1924
Jumlah halaman: 134
Bahasa: Jawa dengan aksara Jawa

Buku ini menjelaskan mengenai seluk beluk barisan prajurit di Kraton Surakarta Hadiningrat. Berikut ini adalah daftar isinya.




Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:



Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

PRIMBON RAMALAN HARI (SERAT HARI WARA) YANG LUAR BIASA

PRIMBON RAMALAN HARI (SERAT HARI WARA) YANG LUAR BIASA

Ivan Taniputera
20 Juni 2014




Judul: Serat Hari Wara (Petangan Dinten)
Penulis: Ki Padmasusastra Ngabehi Pradjapustaka ing Surakarta
Terdapat penjelasan: "Babonipun mawi sastra Djawi katedak mawi sastra Latijn dening R. Sudjanaredja, mantri guru pensiun ing Karanganjar S.S./W.L.
Penerbit: Penerbit dan Toko Buku Tan Khoen Swie-Kediri, 1953
Jumlah halaman: 66
Bahasa: Jawa huruf Latin.

Buku Primbon ini membahas seluk beluk hari dan waktu secara lengkap, misalnya hari  atau waktu baik dan buruk, musim, beserta hal-hal lainnya. Berikut ini adalah daftar isinya:


Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:




Uniknya adalam buku ini juga terdapat berbagai hal tentang budaya, misalnya mengenai wedang teh (teh hangat):

Berikut ini adalah kutipan dari halaman 20:

"WEDANG TEH

a.Mangga saudara, ladjeng kemawon.
b.Inggih.
a.Manawi sonten kula punika lenggah wonten ing ngriki. Pados angin. Bilih wonten tamu, ngantos djam wolu saweg lumebet ing grija.
b.Punika kasinggihan, saged ngledjaraken penggalih. Menawi wonten ingkang kagalih, saged wening.
a.Saudara punapa karsa ngundjuk wedang teh kalijan susu.
b.Kula mugi kaparingan wedang teh tanpa puan sarta tanpa gendis kemawon. Puan: kula mboten patos doyan, gendis: kula ragi watuk.
a.Punapa etja ngundjuk wedang teh tanpa gendis?....."

Terjemahan:

"TEH HANGAT

a.Silakan saudara, silakan masuk.
b.Baik.
a.Setiap sore, saya duduk-duduk di sini. Mencari angin. Jika ada tamu, jam delapan baru masuk ke rumah.
b.Benar sekal itu, dapat menenangkan hati. Jika ada beban pikiran, maka dapat menjadi tenang hatinya.
a.Saudara apakah mau minum teh hangat beserta susu?
b.Saya mohon agar diberikan teh hangat tanpa susu dan juga tanpa gula. Susu: saya tidak begitu suka, gula: saya agak batuk.
a.Apakah enak minum teh tanpa gula?........."

Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.