Selasa, 09 September 2014

BUKU RAMALAN PANJANG LIMA JARI YANG UNIK

BUKU RAMALAN PANJANG LIMA JARI YANG UNIK 


Ivan Taniputera
8 September 2014




Judul : Ramalan 5 Djari: Untuk Tabeat dan Nasib Manusia
Penulis: Bapak Sipoeh,
Penerbit: Marfiah, Surabaja, 1957. Tjetakan ke v. Agustus 1962
Jumlah halaman: 28

Ini merupakan buku ramalan yang unik, yakni dengan menghitung panjang keseluruhan jari Anda. Caranya sangat sederhana silakan perhatian gambar di bawah ini:


Ukurlah panjang masing-masing jari Anda seperti gambar di atas. Hasil pengukuran dalam centimeter (cm).

Jumlahkan panjang ibu jari Anda (A), panjang jari telunjuk (B), panjang jari tengah (C), panjang jari manis (D), dan panjang jari kelingking (E). Lalu Anda dapat mencari hasilnya dalam buku ini, seperti halaman sebagai berikut:


Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

BUKU ATURAN RUMAH TANGGA DAN KEANGGOTAAN PERHIMPUNAN INDO-TIONGHOA SEMARANG (TIONGHOA POEN SING HWEE)

BUKU ATURAN RUMAH TANGGA DAN KEANGGOTAAN PERHIMPUNAN INDO-TIONGHOA SEMARANG (TIONGHOA POEN SING HWEE)


Ivan Taniputera
9 September 2014




Judul: Huishoudelijk Reglement dari Vereeniging Indo-Tionghoa Semarang
Pencetak: Drukkerij KH. B. W. Semarang,
Jumlah halaman: 31

Buku ini memuat aturan rumah tangga dan keanggotaan bagi Perhimpunan Indo-Tionghoa Semarang (Tionghoa Poen Sing Hwee). Sebagai contoh pada Artikel 1 disebutkan:

"Nama ini pakoempoelan memake nama Vereeniging "INDO TIONGHOA" (Tionghoa Poen Sing Hwee) terdiri di kota Semarang.

Pada artikel 2 disebut tujuan pendirian perhimpunan:

"Maksoednja ini pakoempoelan bermaksoed boeat menegoehken persobatan, merapetken keroekoenan, toeloeng menoeloeng sesamanja dan laen-laen kepentingan jang dirasa perloe.

a. Toeloeng-menoeloeng hal kematian sesamanja leden dan angkatannja jang ada hak. Dengen diberdiriken satoe "Begrafenisfonds", jang kamoedian segala peratoerannja aken ditetapken dalem Huishoudelijk-reglement.
b. Memperbaekin adat kelakoeannja leden dan bangsa Tionghoa jang dilakoeken dengen kliru.
c. Membri toeladan aken tinggal hidoep roekoen sesamanja bangsa sendiri dan pada lain bangsa......"

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:



Berikut ini adalah contoh kuitansi pembayaran bagi perkumpulan ini:


Sewaktu buku ini didapatkan di dalamnya terdapat pula kartu-kartu berikut ini:



Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Selasa, 02 September 2014

BUKU RAMALAN PETANGAN ILMU PA-AL

BUKU RAMALAN PETANGAN ILMU PA-AL

Ivan Taniputera
2 September 2014




Judul : Ilmu Paal: Untuk melihat 40 matjam hadjat jang sulit pelik, dalam penghidupan sehari-hari.
Penulis: Fardy Falaky
Penerbit: Pustaka "Senitulis," Medan, 1952
Jumlah halaman: 50

Ini adalah buku ramalan berdasarkan 40 pilihan pertanyaan. Adapun 40 pilihan pertanyaan adalah sebagai berikut:



1. Hendak bersahabat itu baik atau tidak?
2.Laki-laki itu baik atau tidak?
3. Beladjar ilmu itu baik atau tidak?
4.Membeli dagangan itu baik atau tidak?
5. Hendak berlajar itu, baik atau tidak?
6. Rezeki itu diperoleh atau tidak?
7. Hendak berperang itu menang atau kalah?
8. Sahaja jang lari itu, dapatkah lagi atau tidak?
9. Menebus sahaja itu baik atau tidak?
10. Hendak kawin itu baik atau tidak?
11. Perempuan itu baikkah atau djahat?
12. Berbuat kerdja itu baik atau tidak?
13. Hendak membuat kampung, baik atau tidak?
14. Dukatjita saja itu akan hilangkah atau belum?
15. Hendak berniaga itu baik atau tidak?
16. Harta jang hilang itu akan dapatkah atau tidak?
17. Orang jang sakit itu, akan sembuhkah atau belum?
18. Kabar orang tadi, baikkah atau tidak?
19. Anakku itu baikkah atau tidak?
20. Membeli andjing itu baikkah atau tidak?
21. Orang jang datang itu, baikkah atau djahat?
22. Orang jang hilang itu, akan dapatkah atau tidak?
23. Hendak perkara itu, menangkah atau tidak?
24. Mimpiku itu, baikkah atau tidak?
25. Seterumu jang datang itu, berbahajakah atau tidak?
26. Anak jg dalam kandungan itu, lelaki atau perempuan?
27. Pergi kenegeri (temapt itu), baik atau tidak?
28. Saja ini, beruntungkah atau tidak?
29. Pentjuri itu akan dapatkah atau tidak?
30. Orang jang dalam tahanan (preventif) atau dalam hukuman itu, akan lepaskah atau tidak?
31. Dipanggil orang itu, baikkah atau tidak?
32. Orang itu, pandjangkah umurnja atau tidak?
33. Saja ini akan mempunjai anakkah atau tidak?
34. Perangai orang itu, baikkah atau tidak?
35. Suatu tjita2 (maksud) itu, baikkah atau tidak?
36. Hendak bertani itu, baikkah atau tidak?
37. Hendak berkongsi modal itu, baikkah atau tidak?
38. Berdamai itu baikkah atau tidak?
39. Hendak bermain itu, menangkah atau tidak?
40. Pergi berburu itu, baikkah atau tidak?

Selanjutnya kunjungi halaman 10, dengan memejamkan mata maka gerakkan jari-jari Anda di atas angka-angka 1-10 pada halaman tersebut. Setelah hati Anda merasa mantap, hentikan jari Anda dan lihat jatuh pada nomor berapa. Boleh juga menggunakan 10 buah kartu dan Anda ambil salah satu kartu dengan penuh konsentrasi terhadap pertanyaan Anda.

Jumlahkan angka yang diperoleh tadi dengan nomor pertanyaan. Apabila jumlahnya lebih dari 40, maka kurangilah dengan 41.

Lalu cari angka hasil penjumlahan tadi pada lembar jawaban. Cari nomor jawabannya berdasarkan angka yang Anda peroleh di antara 1-10 tadi. Anda akan mendapatkan jawaban pertanyaan Anda.

Berikut ini adalah contoh lembar jawabannya.


Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Minggu, 31 Agustus 2014

BUKU TENTANG ATURAN PEMERINTAHAN DESA PADA ZAMAN BELANDA

BUKU TENTANG ATURAN PEMERINTAHAN DESA PADA ZAMAN BELANDA
Ivan Taniputera
31 Agustus 2014




Judul : Pengoeasaan Desa: Inlandsch Gemeentebeheer No 4/B.B.: Pemimpin Bagi Priaji Boemipoetera diTanah Djawa dan Madoera
Penerbit: Balai Poestaka-Batavia Centrum, 1933
Jumlah halaman: 69
Bahasa: Indonesia dan Belanda
Buku ini berisikan berbagai aturan mengenai pemerintahan desa sebagaimana berlaku pada zaman penjajahan. Sebagai contoh pada halaman 13 dibahas mengenai pengangkatan dan pemberhentian kepala desa:
"(3) Tjara mengangkat dan melepaskan pemerintahan desa, ketjoeali kepala-desa, diserahkan kepada raad-kabpe[aten, dengan mengingat "adat kebiasaan pada tempat itoe. (Staatsblad 1925 No 378; 1928 No. 295 dan 1929 No. 227)."
Kemudian terdapat pula aturan mengenai pendapatan desa. Berikut ini adalah daftar isinya:
Berikut ini adalah contoh halamannya:



Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Sabtu, 30 Agustus 2014

MAJALAH TENTANG PERTANIAN TANI MUKTI NOMOR 2 TAHUN KE IX AGUSTUS 1956

MAJALAH TENTANG PERTANIAN TANI MUKTI NOMOR 2 TAHUN KE IX AGUSTUS 1956

Ivan Taniputera
30 Agustus 2014




Judul    : Tani Mukti Nomor 2, Tahun Ke IX, Agustus 1956
Jumlah halaman: 24

Ini adalah majalah yang membahas mengenai seluk beluk pertanian, antara lain membas mengenai teknik-teknik pertanian.

Terdapat pula ulasan pendidikan pemuda tani melalui perkumpulan:

"Pendidikan anak2 kita umumnja dan anak2 petani chususnja selalu merupakan perso'alan jang sukar dipetjahkannja, karena kekurangan bangunan2 sekolahan2, guru2 dan alat2nja untuk mengadjar, disamping hasrat rakjat Negara kita jang meluap-luap untuk menjekolahkan anak2nja setinggi mungkin menurut kesanggupan pembajarannja masing2 dan menurut kesanggupan beladjar dari anaknja masing2...." (halaman 14).

Berikut ini adalah daftar isinya:



Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:







Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Jumat, 22 Agustus 2014

BUKU RAMALAN KLASIK TIONGKOK YANG LUAR BIASA "KACA KELAHIRAN" BERDASARKAN BULAN KELAHIRAN IMLEK

BUKU RAMALAN KLASIK TIONGKOK  YANG LUAR BIASA "KACA KELAHIRAN" BERDASARKAN BULAN KELAHIRAN IMLEK

Ivan Taniputera
21 Agustus 2014




Judul: Katja Kelahiran: Menerangken Gaibnja Boelan Imlik Jang Ada Berhoeboeng dengen Nasib Menoeroet Ilmoe Siang Mia
Penulis: Tjoekatboehouw
Penerbit: Peroesahaan Penerbitan Liang Siem, Djogjakarta, tanpa tahun terbit, tapi masih menggunakan ejaan van Ophuysen.
Jumlah halaman: 16

Ini adalah ramalan berdasarkan bulan dan jam kelahiran. Tentu saja yang dipakai adalah bulan Imlek. Oleh karenanya, kita harus mengetahui bulan kelahiran Imlek terlebih dahulu. Lalu melihat pada tabel, dengan contoh sebagai berikut:



Sebagai contoh, kita lahir pada bulan 5 Imlek (Gogwee), jam 5 sore, maka pada tabel di atas kita perlu melihat angka 3 di bagian penjelasannya.

Berikut ini adalah contoh halaman penjelasannya.



Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Senin, 18 Agustus 2014

BUKU RAMALAN PETANGAN DEWI PERUNTUNGAN YANG UNIK DAN LUAR BIASA-SANGAT COCOK BAGI MUDA-MUDI

BUKU RAMALAN PETANGAN DEWI PERUNTUNGAN YANG UNIK DAN LUAR BIASA-SANGAT COCOK BAGI MUDA-MUDI

Ivan Taniputera
16 Agustus 2014




Judul: Dewi Peruntungan (Ilmu Nudjum) Berasal dari Mesir-disusun terutama untuk para pemuda-pemudi
Penulis: Abdulhadi
Penerbit: Keng, Semarang, 1954
Jumlah halaman: 47

Buku ini berisikan metoda ramalan yang unik dan luar biasa. Pertama-tama kita memilih salah satu di antara 30 pertanyaan dari daftar berikut ini:




Misalkan saya memilih pertanyaan nomor 2: "Dapatkah tjita2 saja tertjapai?"

Kemudian tuliskan empat kata sekehendak hati Anda.

Misalnya adalah: Sate Ayam Enak Sekali. Selanjutnya hitung jumlah hurufnya

Kata "sate" terdiri dari empat huruf, berarti genap, tuliskan angka 2.
Kata "ayam" terdiri dari empat huruf, berarti genap, tuliskan angka 2.
Kata "enak" terdiri dari empat huruf, berarti genap, tuliskan angka 2.
Kata "sekali" terdiri dari enam huruf, berarti genap tuliskan angka 2.

Catatan: Jika hurufnya ganjil kita tuliskan angka 1.

Berarti kita membuka daftar jawaban bagi pertanyaan nomor 2, dan mencari jawaban 2222.

Ternyata jawabnya adalah:

"Ja, setelah menempuh banjak rintangan."

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:





Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Kamis, 14 Agustus 2014

KITAB DJATIMOERTI-PELAJARAN YANG LUAR BIASA TENTANG KEBATINAN

KITAB DJATIMOERTI-PELAJARAN YANG LUAR BIASA TENTANG KEBATINAN


Ivan Taniputera
14 Agustus 2014




Judul: Kitab Djatimoerti: Pada Menjatakan Keada'an Sedjati Dan Oekoeran Jang Keampat (Vierde Dimensie)
Tersalin dari bahasa Djawa kedalam bahasa Melajoe.
Penerbit: Boekhandel Tan Khoen Swie, Kediri, 1934
Jumlah halaman: 54

Buku ini memuat berbagai hal mengenai kebatinan.

Berikut ini adalah kutipan dari halaman 3:

"Bahwasenja, sesoewatoe jang ada, boleh kita pertjajai akan adanja dengan sebenarnja, lamoen ia selamanja ada: beloem pernah tiada ada dan.... kelak ta'akan tiada ada.
Sebaliknja: sesoewatoe jang ada, djika soedah pernah tida ada dan kelak akan tida ada, maka keadaan jang demikian itoe boekan keadaan jang sesoenggoehnja ada;  pada hakekatnja tiadalah dia itoe.

Misalnja jaitoe: seorang anak, seekor kambing, seboewah djamboe, sebatang pohon, njala api dan sebagainja... semoe itoe tida selamanja ada, hanja sekedar pada soeatoe masa sadja dan kemoedian tida ada lagi. Oleh hal jang demikian, bagaimanatah kita boleh katakan akan dia ada dengan sebenarnja, halnja seperti gelombang di laoet sadja...."

Pada halaman 23 dapat kita baca:

"Oempama: seorang manoesia amat besar nafsoenja amarah, maka moedahlah ia termasoek kedalam 'alam nafsoe amarah (berbadan amarah) dan tahoemengatahoei dengan machloek2 dalam alam nafsoe amarah......"

Pada halaman 24 dapat kita baca:

"Keadaan sedjati ialah keadaan kita jang sebenar-benarnja."

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:





Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Rabu, 13 Agustus 2014

BUKU TENTANG CARA MENGHITUNG DENGAN SEMPOA

BUKU TENTANG CARA MENGHITUNG DENGAN SEMPOA

Ivan Taniputera
14 Agustus 2014




Judul: Petundjuk Berhitung Dengan Sempoa, Untuk Sekolah, Perusahaan2, Beladjar Sendiri
Penulis: St. Radjo Api
Penerbit: C.V. Eleonora, Pajakumbuh, 1963
Jumlah halaman: 73

Pada halaman 3 terdapat uraian yang menarik:

MENGENAL SEMPOA

Perkataan ini berasal dari perkataan Tionghoa (suku Hokkia) "swie poa": swie artinja menghitung dan poa artinja piring. Djadi semopoa tersebut dapatlah dipakai untuk berhitung, menambah, mengurang, mengali (memperbanjakkan) dan membagi, berhitung dengan bilangan angka2, bukan aldjabar, jang bilangannja juga terdiri dari huruf2.

Bagaimana ketjepatan berhitung dengan sempoa itu, selain dari pada pengakuan sendiri nanti setelah tahu menggunakannja, dapatlah saudara banjangkan dalam tjerita dibawah ini:

Ketika penjusun mengadjar pada sekolah H.I.S di Sintang (Kalimantan Barat), jang muridnja banjak djuga anak2 Tionghoa, saja suruhlah seorang anak (masuk terpandai) bangsa Indonesia dan seorang anak Tionghoa, bersitjepat mentjari soal2 hitungan jang pendapatannja telah saja tjari lebih dahulu. Buktinja mengagumkan saja benar. Simurid jang memakai pinsil dan kertas masih menggores2, lawannya sipemakai sempoa telah lama siap dengan pendapatannnya.........! Sesuai dengan pendapatan saja sendiri. Kalau ketjepatan ini saja perbandingkan sebagai 1 dan 5, saudara akan mengatakan: aaah terlalu, tak masuk diakal. Tapi demikianlah kenjataannja, bahkan perbandingan itu saja rasa masih kurang....."

Sebuah misal: Ketika kedua anak tersebut harus mendjumlahkan beberapa buah bilangan terdiri dari tiga sampai lima angka, maka waktu sipemakai pinsil kertas baru siap dengan menuliskan bilangan terachir (jang didiktekan), sipemakai sempoa telah siap....... dengan pendapatannja, dan....... pendapatannja betul pula. Tjobakanlah nanti!.

Kekaguman inilah jang mendorong penjusun kitab ini mempeladjari kepandaian tersebut sebagia ilmu pengetahuan.
Tapi djangan lupa:

KEAHLIAN HANJA DAPAT DIPEROLEH DENGAN BANJAK MEMPERGUNAKAN SEMPOA, BUKAN HANJA KARENA MENGETAHUI SADJA.

Berikut ini adalah daftar isinya:


'

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:





Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

BUKU PERHITUNGAN JAM BAIK DAN BURUK BERDASARKAN ASTROLOGI YANG LUAR BIASA

BUKU PERHITUNGAN JAM BAIK DAN BURUK BERDASARKAN ASTROLOGI YANG LUAR BIASA

Ivan Taniputera
14 Agustus 2014




Judul : Boekoe Resianja Djam: Oentoek Mentjari Keslametan Dalem Segala Kelakoean
Penulis dan penerbit: Astrologische Bureau "Aquarius," Semarang, tidak tercantum angka tahun, tetapi masih menggunakan ejaan van Ophuysen
Jumlah halaman: 38

Buku membahas mengenai pemilihan jam baik dan buruk berdasarkan astrologi. Menurut buku ini, masing-masing jam dalam hari-hari tertentu dikuasai oleh planet-planet, yakni:

  • Matahari
  • Bulan
  • Mars
  • Merkurius
  • Yupiter
  • Venus
  • Saturnus.
Selanjutnya, masing-masing jam pada hari-hari tersebut juga dikuasai oleh planet-planet. Data mengenai planet-planet yang menguasai masing-masing jam tersebut dituangkan dalam tabel yang mudah dipahami:


Berdasarkan tabel di atas nampak jelas, bahwa sebagai contoh, hari Sabtu jam 12 malam sampai 1 pagi dikuasai oleh Saturnus, jam berikutnya (1 pagi hingga 2 pagi) dikuasai oleh Yupiter, dan seterusnya.

Selanjutnya dijelaskan mengenai makna masing-masing bintang tersebut. Masih banyak hal-hal menarik lainnya, seperti makna angka dikaitkan dengan planet-planet. Berikut ini adalah daftar isinya.


Berikut ini adalah contoh salah satu halamannya.


Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.